Tali Temu

Tali Temu

  • WpView
    GELESEN 90
  • WpVote
    Stimmen 9
  • WpPart
    Teile 13
WpMetadataReadLaufend
WpMetadataNoticeZuletzt aktualisiert Mo., Aug. 24, 2020
Hidup tidak selalu berjalan lurus, pasti ada kelok yang kadang harus kita lalui. ---- Kinan adalah seorang gadis yang ceria dan terkenal pandai, dan memiliki hati yang baik. Tak pernah menyangka dia mengalami sebuah tragedi, menghilangkan separuh dari ingatanya. Dia tidak tahu pasti bagaimana kejadian itu bisa terjadi. Dia gadis yang sama, hanya saja ada separuh yang hilang darinya. Masa lalu yang belum bisa terungkap, dan separuh hatinya yang haling. Apakah dia akan menemukan kejelasan? ---- rhnjna~ Picture by Canva
Alle Rechte vorbehalten
#5
forwistree
WpChevronRight
Werde Teil der größten Geschichtenerzähler-CommunityErhalte personalisierte Geschichtenempfehlungen, speichere deine Favoriten in deiner Bibliothek und kommentiere und stimme ab, um deine Community zu vergrößern.
Illustration

Vielleicht gefällt dir auch

  • Vericha Aflyn ✔️
  • [END] WHAT WE HAVE PASSED TOGETHER?
  • My Regret
  • LETTING GO
  • Antara Dendam dan Cinta
  • only he is the one i want [ lilynn ]
  • Love In Paris (COMPLETED)
  • Laut menemani cerita kita [lilynn]
  • TENTANG KINAN [SELESAI REVISI]

#Judul awal 180 degree.# Vericha Aflyn. Perempuan yang akan menginjak usia 17 tahun, dalam beberapa bulan lagi. Dia bukan perempuan yang haus akan popularitas, bukan pula perempuan polos. Dia hanya perempuan biasa-biasa saja, dengan kisah yang tak biasa. Dia hanya perempuan biasa, yang mendambakan bahagia. Orang baru dan cerita baru, menghiasi hari-harinya. Tuduhan, siksaan, dan cibiran ia dapatkan. Mampu kah dia bertahan? Atau harus menyerah dengan keadaan? ---------- "Jangan pergi! Ini perintah, bukan permintaan!" Icha kembali menutup matanya, membuat air mata yang tertahan di pelupuk matanya terjatuh. Dadanya semakin terasa sesak, mungkin kah dia bisa bertahan? "H-hanya sebentar!" pinta Icha dengan lemah. "Lo harus janji, bakalan bangun lagi!" Setelah itu Icha hanya mengangguk, lalu bersandar di dada Isan. "Lo y-yang harus bangunin gue." Isan mengelus rambut Icha lembut, hati Isan terasa di cubit, saat dia dapat mendengar suara nafas Icha yang teratur. Isan meraih tangan kanan Icha, dan langsung menempelkan di dadanya. Mencoba memberi tahu Icha, tentang keadaan hatinya. Tak berselang lama, Isan di buat terkejut. Debaran jantungnya terasa berhenti, dengan nafas yang tercekat. Tangan Icha jatuh begitu saja di pahanya, nafasnya pun terputus-putus. Isan menggelengkan kepalanya dengan air mata yang sudah bercucuran. Dia dekap erat tubuh Icha, menahannya agar tak pergi. Matanya menatap hamparan bintang, dan indahnya bulan. Memohon keajaiban, dan meminta kesempatan. Isan berteriak lantang, menyerukan nama Icha. Memanggilnya untuk kembali. "ICHA!!"

Mehr Details
WpActionLinkInhaltsrichtlinien