Glimlach

Glimlach

  • WpView
    LECTURAS 51
  • WpVote
    Votos 5
  • WpPart
    Partes 2
WpMetadataReadConcluida mié, jul 22, 2020
"Dia pernah bilang jika dia ingin melihat senyum ini setiap hari. Lalu, mengapa dia malah pergi meninggalkanku sendiri?" "Dia pernah bilang bahwa hidupku yang semu ini dapat berwarna dengan aku tersenyum tiap hari. Lalu, bagaimana jika alasan untuk aku tersenyum pergi menghilang, apakah hidupku akan kembali semu?." . . . ©20 Juli 2020
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Stairway To Heaven
  • The Cool My Boy Friend [TAMAT]
  • Another Goodbye (The Other Side 2)
  • Secret Admirer (Tamat)
  • [Bukan] Cinta Pertama
  • Sacrifice ( Lengkap  )
  • Have a Nice Dream [Completed]
  • Hujan di Hari itu
  • Arti Hadirku
  • The Other Side [Telah Difilmkan & Diterbitkan]

"Berapa kali kubilang?! Hidupmu itu enak, apa lagi yang kau keluhkan? Apa lagi yang kau mau? Dunia ini sudah cukup murah hati padamu!" Ah, omong kosong sialan itu terus melayang padaku. Apa salahnya muak dengan dunia yang kutinggali ini? Apa salahnya berjalan keluar dari 'jalur normal' yang telah diberikan Tuhan padaku? Dan kini, aku mendeklarasikan ketidaksenanganku atas segala hal yang terjadi dan ada di dunia ini. Terima kasih atas semua itu, bajingan.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido