Little Cousin

Little Cousin

  • WpView
    Reads 1,284
  • WpVote
    Votes 125
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jul 27, 2020
FOLLOW TERLEBIH DAHULU SEBELUM MEMBACA! Slow Update Rea menatap sepupu lelaki nya dengan tajam, "Kak Neo, apaan sih! Kita ini sepupu, ya. Se-pu-pu!" Ucap Rea dengan lantang di akhiri ejaan pada kata terakhir. "Ya terus? Emangnya kenapa kalo kita sepupu?" Tanya santai lelaki tampan yang menyandang sebagai sepupunya itu. "Kamu ini gimana sih? Kalo sepupu, ya gak boleh pacaran apalagi nikah. Lagian, aku ogah kali nikah sama cowok gila kayak kamu!." Rea mengepalkan kedua tangannya kesal. "Kata siapa?" "Kata aku barusan." Neo tersenyum miring, "Kalo aku maunya nikahin kamu, gimana?" Bisiknya tepat di samping telinga Rea. Rea menjauhkan sedikit kepalanya, "Aku bakal kabur!." "Aku bakal kejar." Sahut Neo "Aku gak mau ketemu kak Neo lagi!" "Aku bakal cari kamu biar kita ketemuan lagi." "Aku bakal benci selamanya sama kak Neo." "Kamu gak akan pernah bisa benci sama aku, my little cousin." Selanjutnya, lelaki tampan itu mengecup puncak kepala Rea. Rea merasakan pipinya merona, antara malu, dan marah. "Terserah deh, terserah! Aku capek, ngantuk!" -----•••••----- Cerita saya bikin sendiri tanpa mencontek karya orang lain. •| Kalo mampir cuma buat copas, mending pergi deh. Gak guna. Miskin banget. •| Makasih banyak buat orang yg mau baca cerita absurd ku ini. Follow ig: @olipptrr
All Rights Reserved
#1
serasi
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • "He's mine"
  • ALZEUS (END)
  • Obsesi Kepada Teman Sekelas (END)
  • My Friend Is My Strength
  • My Senior is My Coldest BoyFriend [Chapter 1 Completed+ Revisi]
  • dimana janji tersebut
  • KIARA [END]
  • Rara [ Proses Penerbitan ]
  • ON SIGHT (Completed)

"You are mine, baby." Bisik Rea tepat di telinga kanan Raga. Rea tersenyum miring setalah melihat wajah Raga yang kebingungan. Segala cara akan dilakukan Rea untuk mendapatkan kemauannya, apapun resikonya. "Usaha." Celetuk Raga, langkah Rea seketika terhenti setelah mendengar jawaban dari laki-laki yang dengan santainya tidak salah tingkah karna ulahnya. ••••••••••••••• "Gue suka sama lo, ayo jadi cowo gue mau gaaa?!!" Paksa Jess padanya. "Harus bisa main panah-panahan naik kuda kalo sama gue." Tutur Aghaion menjawab paksaan dari Jess kepadanya. ••••••••••••••• "Rea, gantiannn, aku ingin merasakan dunia ku itu." ••••••••••••••• "Kakaaa, De-de ta-takut pa-papahh." •••••••••••••••• Ada beberapa kata-kata sarkas, tidak untuk ditiru ges yaa!! Ada perilaku yang tidak layak untuk dilakukan jangan ditiru juga, mungkin yang lainnya juga. Ini murni dari otak saya sendiri, bukan dari mengikuti cerita orang lain, jangan plagiat, plagiat keningnya kelap-kelip. #Ini adalah akun author yang aslinyaa yaa, aku ganti akun kesini, yang dulu bisa di hapus aja. Jangan mau jadi silent readers yaaaa‼️‼️

More details
WpActionLinkContent Guidelines