Toxic Environment

Toxic Environment

  • WpView
    Reads 48
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jan 28, 2025
Toxic boyfriend, toxic friendship, toxic environment, Asyila Raquela menghadapi nya selama masa remaja nya. "gue akui kalo ini adalah toxic friendship, tapi cuma mereka yang bisa buat gue ketawa tanpa alasan" "Toxic memang, tapi gue bisa apa? Kalo gue ninggalin mereka, gue berteman sama siapa?" "Aku menganggap hubungan ini toxic, tapi nyatanya rasa cinta ku jauh lebih besar" "Mereka yang toxic justru mereka yang bisa membuat tertawa paling kencang"
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Why Stay Away?
  • 𝐈'𝐦 π•π’π£πžπ§ππ«πš! [Hiatus]
  • Anathema
  • Taken Slowly
  • Raka Alandra (Terbit)
  • Bukan Kita D.A.N
  • Ar.
  • π‡πž'𝐬 𝐏𝐫𝐚𝐝𝐒𝐩𝐭𝐚? [TAMAT]
  • A R S E A N A

"Salah gue cinta sama lo? gue bahkan gak tau, sejak kapan perasaan itu ada. Gua bahkan gak ngerti, kenapa gue bisa cinta sama lo. Gue bahkan gak pernah sadar, kalo gue takut kehilangan lo!" [Alea Afsheen Nindya] "Gue kira, gue gak suka dia. Tapi ternyata, semuanya berubah tanpa dia." [Seza Rey Aldebaran] "Ketakutan terbesar gue, bukan takut kehilangan dia. Tapi gue takut, dia kehilangan senyumannya, karena gue." [El-Loco Rayyan Ferdiansyah] "Kadang, orang terdekat adalah sumber patah hati terhebat." [Freyza Zahra Adsila] "Aku akan tetap memilihnya, walau mungkin aku bukan pilihannya." [Afra Geshya Raitama] "Gue gak peduli, semunafik apa lo, karena gue ngerti, kadang cinta membuat kita lupa dengan semuanya." [Randy Al-Mughni]

More details
WpActionLinkContent Guidelines