Siapa Jodohku? {END}

Siapa Jodohku? {END}

  • WpView
    Reads 860
  • WpVote
    Votes 47
  • WpPart
    Parts 14
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Aug 2, 2020
Kisah cinta seorang tentara dan dokter. Banyak sekali rasa kecewa yang mereka hadapi untuk sampai ke jenjang kebahagiaan. Hancur, sedih, dan kecewa itu yang mereka rasakan saat itu. Atiqa wanita tangguh tapi hatinya sangat rapuh. Dia mencoba untuk bunuh diri, tapi aksinya itu berhasil di cegah sahabatnya. Atiqa wanita yang cantik banyak kesempurnaan yang ada di dirinya. Hati yang cantik membuat kaum Adam terpikat sosok itu. Apakah Atiqa akan bahagia setelah rasa sakit dihatinya? Apakah Atiqa akan mendapatkan jodoh yang baik? Kita tak tau kelanjutannya. Ayo baca kisahnya.
All Rights Reserved
#881
dokter
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Cinta Bukan Pilihan
  • Taruna Change My Life (Season 1) [HIATUS]
  • Meraih Cinta Suamiku
  • Bukan Yang Disemogakan
  • I Love You My Captain
  • Dokter Hati [OPEN PO]
  • Talak ✔️
  • Do'a Dan Penantian!🌻
  • Katanya Mah JODOH!!
  • Aldzi & Azifa 2 | Nikah kuliah (END)✔️

Kisah tentang seorang wanita bernama Hilya Nur Imtihani dengan segala liku hidup dan kisah cintanya. Beberapa lelaki pernah singgah di hidupnya. Dan pertentangan antara perasaan dan logikanya serta bakti pada orang tuanya membuat hidupnya makin rumit. Siapa yang akhirnya ditakdirkan menjadi jodohnya? Kisah cinta yang dimulai sejak sekolah SMA, kuliah, hingga mahligai pernikahan yang penuh cobaan. Di balik semua itu, satu takdir yang sudah dipastikan. Yaitu jodoh nya memang harus melalui proses yang sangat berliku. Arif Budiawan: "Aku memang tidak seperti harapan bapakmu tentang lelaki ideal. Tapi aku tulus mencintaimu. Dan insya Allah sanggup membahagiakanmu." "Kamu tahu hukumnya kan? Dan aku akan menegakkan hukum itu pada kalian." "Mas Arif.. Lahir, rezeki, jodoh, mati itu sudah ditakdirkan sebelum kita lahir. Tugas kita hanya menjalani skenario yang dibuat sang Sutradara yang Maha Kuasa.."

More details
WpActionLinkContent Guidelines