Rey For Wen

Rey For Wen

  • WpView
    Reads 76
  • WpVote
    Votes 26
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Aug 15, 2020
"Kalian cari makan sendiri! Aku gak mau nafkahi kalian lagi! Lebih baik aku ke Bandung, semua lebih dari cukup di sana." Perkataan itu membuat Gwen mengalami trauma besar akan namanya pernikahan, hingga ketika Ia dipertemukan sosok laki-laki yang baik pun Ia takut menjalani pernikahan. Kata orang pernikahan itu indah untuk dijalani, tapi bagi Gwen menikah itu sangat menakutkan. Ya, menakutkan apabila gagal dalam berumah tanggga. "Apa yang kurang dari aku Vey? Semua yang kamu inginkan aku selalu turuti, bahkan aku rela melanggar janji pada papaku hanya demi kamu Vey, demi kamu! Kenapa kamu setega ini sama aku." Terlintas dipikiran Rey, orang yang paling dia sayangi, bahkan melebihi sayangnya Rey akan orang tuanya sendiri. Vey kekasihnya itu pergi meninggalkan Dia demi laki-laki lain yang pernah hadir di hidup kekeasihnya itu. Cerita ini kisah dua orang yang trauma akan kisah romansa mereka. Akankah mereka mampu melawan trauma mereka itu, atau mungkin mereka akan lebih terpuruk lagi dengan keadaan yang tidak berpihak kepada mereka?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • RadenRatih
  • WEDDING Art
  • Perjodohan Tak Terduga
  • Korban Broken Home
  • Captivated Me 2: Belenggu [END]
  • UNDESIRABLE
  • Serpihan Luka
  • Oh, Darling! [The Wattys 2021 Winner - Romance]

"Emangnya keluarga lo mau nerima lo lagi, hah? Nggak ada yang mau nerima lo lagi, Rat. Jadi, jangan sok deh lo itu. Cuma gue yang mau sama lo." 17+ #1 in general fiction (12/07) #4 in romance LENGKAP! FOLLOW AKUN INI SEBELUM MEMBACA AGAR TIDAK BINGUNG. Peringatan! Cerita ini bisa membuat kalian mengumpat, menangis, dan tertawa (jika satu SELERA) Bagi Ratih, dia hanya butuh satu orang saja yang ada untuknya. Begitu pun bagi Raden. Mereka pikir, semua akan baik-baik saja asalkan mereka tetap bersama. Nyatanya, tidak. Apalagi Raden benar-benar mencari uang sendiri, dibuang sang papa, jauh dari sang mama. Emosinya yang masih belum terkontrol. Omongannya yang sering ceplas-ceplos dan menyakiti hati Ratih serta dia yang mudah simpati dengan orang lain yang mempunyai nasib sama seperti dia- menjadikan bumerang bagi dirinya sendiri. [Akan diupdate secepat yang penulis bisa agar cepat tamat] • Demi kenyamanan Anda saat membaca, disarankan memfollow akun penulis terlebih dahulu. • Dilarang memperbanyak sebagian atau seluruh isi dalam cerita ini tanpa izin tertulis dari penulis. Semua yang ada dalam cerita ini murni hasil pikir penulis, maaf jika ada kesamaan nama, tempat, karakter, dan sebangsa itu. Selamat membaca!

More details
WpActionLinkContent Guidelines