Midnight Cinderella

Midnight Cinderella

  • WpView
    Reads 361
  • WpVote
    Votes 159
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Aug 13, 2020
Diumur yang hampir melampaui kepala tiga itu terasa sia-sia bagi perempuan itu. Karena ia belum pernah mendapatkan kisah cinta yang berujung bahagia. Yang Hanum bisa hanyalah menjawab dan memberi solusi untuk orang-orang yang sedang mengalami patah hati karena cinta mereka. Dan menjadi produser diacara streaming yang cukup terkenal. Selama menjadi produser muda sekaligus blogger konsultan cinta, Hanum tidak pernah memperlihatkan dirinya di media. Mau televisi, atau aplikasi yang sedang dijajah oleh seluruh manusia. Ia menghindari serangan haters karena konten-konten yang ia buat, Namun, ini kali pertama Hanum merasakan diterror oleh seseorang yang terus-terusan mengirimkan Email dengan bahasa asing yang memancing emosi perempuan itu setiap hari. Hingga pada akhirnya, melalui email yang tidak ia kenal, Hanum menemukan apa yang ia cari. * * * * * * * * * * * * * * * ❤ * * * * * * * * * * * * * Hanum mendengus pelan, "kita bukan romeo and juliet yang berakhir tragis, ataupun pertemuan cinderella dengan pangeran yang terhalang sama orang tuanya. Tapi kenapa susah banget buat ketemu---" "---Kenapa harus malam hari?" itulah pertanyaan yang ingin Hanum katakan sebenarnya. "Karena kita lebih dari itu." jawabnya
All Rights Reserved
#385
rumit
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Unpredictable
  • Story of Hanum🍂
  • TOUCHED (End)
  • Dunia Selalu Ingin Bercanda
  • SAH! [SUDAH DITERBITKAN]
  • Diagnosis: Harapan [MS 1]
  • SETENGAH NADA [ON HOLD]
  • My Cold Prince

Kisah cinta yang berawal dari iseng dan berakhir... entah di mana. Janaka atau yang akrab disapa Janu, psikolog klinis dengan mulut setajam silet dan hati sekeras batu es, cuma mau hidup damai sesuai standartnya: ngopi pagi, sesi siang, nyinyir malam. Tapi damai itu bubar jalan begitu Rama datang-influencer hits, lucu, cerewet, dan punya pertanyaan hidup yang terlalu jujur: "Kenapa gue tiba-tiba jadi tertarik sama cowok, padahal sebelumnya gue straight-banget? Dan kenapa cowoknya harus dia?!" Antara sindiran pedas dan candaan garing, antara obrolan receh dan tatapan yang (katanya sih) biasa aja, keduanya mulai terseret dalam hubungan yang sama sekali nggak ada di rencana siapa pun. Karena kadang... yang bikin jatuh hati bukan logika, tapi notifikasi chat yang tanpa henti. ©260525

More details
WpActionLinkContent Guidelines