LYANA : ME AFTER YOU [ON GOING]

LYANA : ME AFTER YOU [ON GOING]

  • WpView
    LECTURAS 139
  • WpVote
    Votos 6
  • WpPart
    Partes 3
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación jue, sep 3, 2020
WpInfo
Ficción
Romance
[ME AFTER YOU] Sorot matanya yang tajam memandang lurus ke arah sepasang mata lawan bicaranya dan dengan tegas berkata, "Aku menyukaimu." Me after you adalah sebuah cerita fiksi remaja bercerita tentang dilema seorang gadis dalam menjalani hidupnya. Suatu saat semua berubah ketika ia bertemu dengan seseorang yang bertolak belakang dengan hidupnya saat ini hingga membuat hidupnya lebih berwarna seperti dahulu. Apakah kamu bahagia setelah bertemu denganku? Bagaimana perasaanmu? -Lyana 🌻 Maaf jika ada kesalahan kata, ataupun kesamaan nama. Cerita ini murni dari hasil pemikiran saya. Saya akan mencoba agar cerita ini bisa berlanjut dan bisa update terus. Jangan lupa untuk vote, ya. Terima kasih sudah membaca.
Todos los derechos reservados
#14
lyana
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • BarraKilla
  • Where Are You?
  • RAVASYA [END]
  • Been You
  • Stay Or Go (Completed)
  • Kelas A [End]
  • Aderaga [ON GOING]
  • DEAR SHEILA
  • After With You
  • Your Eyes

LENGKAP! Follow akun ini sebelum baca🐧 Warning! Peringatan! Cerita ini bisa membuat kalian mengumpat, menangis, dan tertawa (jika satu SELERA)🍭 "Barr, aku juga nggak tahu kenapa Raden nyium aku." "Shit! Diem, Bego!" "Maaf." "Tahu nggak, kenapa gue nerima lo jadi pacar gue? Padahal lo yang nembak gue duluan di UKS dengan nggak punya malunya." "...." "Lo itu menyedihkan, Killa. Sangat menyedihkan. Gue selama ini cuma.... kasihan sama elo." "Barra, dada aku sakit." "See? Lo minta dikasihani lagi?" "Maaf." "Dan lo selalu mengatakan maaf biar lo semakin dikasihani." "Barra, kamu beneran mau aku pergi?" "Lo masih mau di sini? Nggak tahu diri banget. Habis ciuman sama suami orang, masih mau sama gue. Karena cuma gue yang bisa ngasih lo segalanya. Gue jijik sama elo." "Makasih, ya, udah mau jadi pacar Killa. Udah mau bahagiain Killa. Hehehe. Kita akhirnya pisah." "Gue nggak mau lihat lo lagi." "Hehehe." "...." "Barrabas Mahesa, makasih udah pernah jadi yang terbaik buat Killa." I loved, and I loved and I lost you. I loved, and I loved and I lost you. I loved, and I loved and I lost you. Titik tertinggi mencintai adalah tahu diri untuk menerima sebuah kehilangan. "Barra, kenapa cara kamu mencintai aku kayak gini?" • Demi kenyamanan Anda saat membaca, disarankan memfollow akun penulis terlebih dahulu. • Dilarang memperbanyak sebagian atau seluruh isi dalam cerita ini tanpa izin tertulis dari penulis. Semua yang ada dalam cerita ini murni hasil pikir penulis, maaf jika ada kesamaan nama, tempat, karakter, dan sebangsa itu. Selamat membaca!

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido