Cinta bukan Wasiat

Cinta bukan Wasiat

  • WpView
    LECTURAS 8,799
  • WpVote
    Votos 416
  • WpPart
    Partes 46
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación lun, mar 8, 2021
WpInfo
Ficción
Romance
Kehilangan seseorang bukan berarti kamu takut untuk melangkah ke depan. Jadikanlah masa lalu sebagai pelajaran. Jangan, sampai kamu ulangi kesalahan yang lalu untuk masa depan. Cobalah berubah demi kebaikan dirimu dan juga orang tersayang yang ada di sekeliling mu. Cinta jangan di paksa atau nanti akan berdampak di masa yang akan datang. Cinta itu tumbuh karena memang skenario Allah yang diberikan untuk kamu. Tinggal bagaimana kamu menjalankan skenario itu dengan sebaik mungkin. Bagaimana kisah selanjutnya????
Todos los derechos reservados
#131
dosen
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Ustadzah Assyifa✔️
  • Alice [Completed]
  • HAUQALAH CINTA (TAMAT)
  • Tak Sejalan
  • Perjalanan Kisah Cinta Afia
  • Sang Pelindung Hati
  • Gus Reyhan untuk Syifana
  • Ketika Cinta Mulai Menyapa
  • My Teacher My Husband
  • Imam Rahasiaku [TERBIT]

Jangan lupa follow sebelum baca..! Kisah seorang wanita yang begitu tegar menjalani ujian hidup yang mendera nya. Pernah mengecap manisnya pernikahan namun juga Pahitnya perceraian. Namun takdir Allah memang akan selalu berbuah manis bagi mereka hamba yang sabar. Karena pada akhirnya Dia akan di pertemukan dengan sosok Lelaki yang tepat. " Lalu bagaimana bisa Pernikahan di lanjut Jika mempelai Pria nya saja tidak ada..!" kata Pak Imron selaku ayah Syifa dengan gundah. Syifa hanya bisa meringis dalam pelukan Ibu nya. Sejak awal dia memang punya firasat tidak enak tentang perjodohan ini. Dia memang Janda tapi bukan berarti bisa dipermainkan seenaknya. " Tunggu dulu Pak Imron..!" Sergah Bu Nyai sambil tersenyum jumawa. " Daripada di batalkan, bagaimana jika kita lanjutkan saja pernikahan ini dengan mempelai Pria lainnya.. Yang Insyaa Allah jauh lebih baik dari Pria itu.." Syifa membelalakan mata nya tak percaya dan merasa ini adalah sebuah lelucon ketika dia dinikahkan dengan seorang Lelaki yang pernah menjadi anak didik nya sendiri.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido