We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Hei, I'm Here!!

Hei, I'm Here!!

  • WpView
    Reads 32
  • WpVote
    Votes 5
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jul 21, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
Griz selalu bertanya-tanya pada dirinya sendiri. Sering kali dijuluki sebagai si cuek yang sombong membuatnya kadang kala dijauhi. Menjadikan ia sulit membaur dan mengakrabkan diri. Sehingga ia buta akan bagaimana caranya berbasa-basi dan beramah-tamah dengan yang lain. Dan terkadang itu membuatnya frustasi. Sungguh, ia tak paham. Entah mengapa ia seperti ini. Lengan Griz bergetar, berusaha mengangkat tangan untuk menjabat si siswa pindahan dari kelas sebelah. Robyn sang idola. Penyanyi yang ia kagumi sejak lama. Griz menelan ludah gugup. Ia tak boleh mempermalukan dirinya sendiri, rapalnya dalam hati. Dan sayangnya, permohonan yang ia ucapkan dengan penuh keyakinan tersebut sama sekali tak terkabulkan. "Astaga! Cepat panggil anak PMR!" Salah satu penghuni kelas berteriak histeris. "Griz mendadak pingsan!"
All Rights Reserved
#264
jogjakarta
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Before Us✓
  • ALRIN
  • ARGI [END]
  • Abimana Si Musang [BL] (lengkap)
  • My Perfect Arland
  • Menaklukkan Hati Pria Dingin
  • troublemaker VS ketos! �✔

Jatuh cinta pada Grisha Kania adalah sesuatu yang selalu Gabriel lakukan dalam separuh hidupnya. Dengan mengamati gadis itu diam-diam, setidaknya Gabriel merasa cukup. Tetapi, ketika mereka bertemu di reuni SMA, semua tak lagi sama. Gabriel tidak bisa membayangkan jika Grisha Kania dimiliki orang lain. Maka, dengan segenap keberanian dan membawa seluruh perasaannya untuk Grisha Kania, Gabriel akhirnya mendekati gadis itu. Sementara, dicintai oleh Gabriel Tirtanara adalah hal terakhir yang ingin Gris rasakan dalam hidupnya. Dia membenci Gabriel lebih dari apa pun. Karena pemuda itu punya banyak pacar yang tersebar hampir di seluruh fakultas. Namun, takdir memaksa mereka untuk bersatu. Grisha Kania akhirnya mengerti bahwa hanya Gabriel Tirtanara yang pernah mencintainya sebesar ini hingga ia pun turut jatuh cinta sejatuh-jatuhnya kepada Gabriel. Semesta seolah gemar sekali bermain-main dengan perasaan mereka. Semesta membuat mereka terbuai dengan perasaan-perasaan yang indah hingga mereka tak menyadari bahwa segala hal yang terjadi di antara mereka adalah kesalahan. Gris tersenyum miring. "Sejak awal seharusnya kita nggak memulai ini, kan, El?" "Maksud kamu, kita adalah kesalahan yang mutlak, kan?" TAMAT

More details
WpActionLinkContent Guidelines