Hei, I'm Here!!

Hei, I'm Here!!

  • WpView
    reads 32
  • WpVote
    Stemmen 5
  • WpPart
    Delen 1
WpMetadataReadLopende
WpMetadataNoticeLaatst gepubliceerd din, jul. 21, 2020
WpInfo
Fictie
Romantiek
Griz selalu bertanya-tanya pada dirinya sendiri. Sering kali dijuluki sebagai si cuek yang sombong membuatnya kadang kala dijauhi. Menjadikan ia sulit membaur dan mengakrabkan diri. Sehingga ia buta akan bagaimana caranya berbasa-basi dan beramah-tamah dengan yang lain. Dan terkadang itu membuatnya frustasi. Sungguh, ia tak paham. Entah mengapa ia seperti ini. Lengan Griz bergetar, berusaha mengangkat tangan untuk menjabat si siswa pindahan dari kelas sebelah. Robyn sang idola. Penyanyi yang ia kagumi sejak lama. Griz menelan ludah gugup. Ia tak boleh mempermalukan dirinya sendiri, rapalnya dalam hati. Dan sayangnya, permohonan yang ia ucapkan dengan penuh keyakinan tersebut sama sekali tak terkabulkan. "Astaga! Cepat panggil anak PMR!" Salah satu penghuni kelas berteriak histeris. "Griz mendadak pingsan!"
Alle rechten voorbehouden
#282
jogjakarta
WpChevronRight
Word lid van de grootste verhalengemeenschapOntvang persoonlijke verhaal aanbevelingen, sla je favorieten op in je bibliotheek en geef commentaar en stem om je gemeenschap te laten groeien.
Illustration

Je bent misschien ook geïnteresseerd in

  • troublemaker VS ketos! ✔
  • Menaklukkan Hati Pria Dingin
  • Dua Hati di Antara Kata
  • ELGITA: Yang Tak Pernah Terucap (END)
  • ALRIN
  • Abimana Si Musang [BL] (lengkap)
  • My Perfect Arland

"Sya" panggil Alita namun tak mendapat jawaban. "Syaaaa" panggilnya sekali lagi. "Hmmm" Rasya hanya mengguman. "Ish! jawabnya yang bener dong!" ucap Alita kesal, membuat Arsya tertawa dalam hati. Arsya hanya menghela nafas berat, "Kenapa al?" tanyanya. "Lo pernah suka pake banget sama cewe ga?" tanya Alita sambil memasang wajah yang serius. "Ga" jawabnya, lalu baru saja Alita ingin membalas Arsya sudah mendahuluinya "kecuali ke lo" sambil tersenyum ke arah Alita. Alita yang mendengar penuturan tersebut langsung memalingkan wajahnya yang sebentar lagi akan berubah warna menjadi tomat. " Gitu aja salting " balas Arsya. "Ish! nyebelin lo" balas Alita tak kalas sadis. "Bercanda sayang" bujuk Arsya sambil merangkul bahu Alita Kadang seperti itulah percakapan mereka, kadang Arsya yang bersikap acuh kadang pula bersikap romatis Kalian penasaran bukan dengan awal perkenalan mereka? Alita si troublemaker yang suka bikin onar tidak patuh akan peraturan sekolah dipertemukan oleh Arsya si ketua osis yang tegas akan peraturan sekolah. Lantas bagaimana cara mereka bisa saling mencintai kalau disetiap harinya selalu terjadi cekcok diantara mereka apalagi banyak perbedaan diantara mereka.

Meer details
WpActionLinkInhoudsrichtlijnen