dream come true (NCT)

dream come true (NCT)

  • WpView
    Reads 1,391
  • WpVote
    Votes 239
  • WpPart
    Parts 20
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Feb 25, 2022
gw yang awalnya cuma Dateng fansign malah jadi babu di dorm anak nct? okey ini kek mimpi tapi emang kejadian gimana dong? ••• Mungkin gak sih kalo khayalan Lo buat bisa hidup di sekitar idol itu berubah jadi nyata?? Gw juga mikir gak mungkin sih tapi gw ngalamin gimana dong woii? Ini serius gw ditawarin sama karyawan SM tapi buat jadi babu? Gw sempet mikir kalo dia bukan orang SM tapi pas gw coba telpon dan mastiin tentang tawaran itu katanya masih berlaku dan setelah banyak perhitungan gw pun ngambil keputusan untuk kerja jadi babu. Mungkin orang lain bakal langsung ambil tawaran tanpa mikir kayak gw tapi nih masalah nya gw itu berhijab dan gw anti sama cowok bukan anti sih sebenernya tapi gw gak suka aja kalo Deket cowok kenal cowok aja dikit makanya gw ngefangirl bisa lancar gw ngehalu. Oke mungkin Lo semua penasaran gimana kan ceritanya gw bisa sampe ditawarin buat jadi babu anak nct?
All Rights Reserved
#89
xiaojun
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • It's Always Been You✔️
  • Why Does It Have To Be You? [END]
  • Annoying boy
  • MUTE BOY [MARKHYUCK]✔
  • WITCH WORLD
  • Who should I Choose?
  • Jung Jaehyun : Kamu, Aku dan Cerita Kita [Completed]
  • Naughty boy (TAHAP REVISI)
  • Papa Muda ~ Winwin ~
  • [Terjemah] SAVE ME, KEEP ME | MarkChan GS ✔️

Winter, gadis skater serba bisa dari Thunder Clan, merasa seperti terjebak dalam mimpi buruk ketika papanya tiba-tiba meminta, atau lebih tepatnya memaksanya untuk bekerja sebagai asisten rumah tangga di rumah keluarga teman orang tuanya. "Kalau adek nggak mau, papa bakal bakar semua deck yang rapi tertata di kamar adek sampai jadi abu." Ancaman itu langsung menusuk hati Winter. Deck-deck itu bukan sekadar papan luncur. Mereka adalah bagian dari dirinya, saksi setiap kompetisi dan penopang semangatnya. Mana mungkin ia membiarkannya jadi korban amukan sang papa? Dengan terpaksa, ia pun menyanggupi pekerjaan itu meski artinya harus membagi waktu antara kuliah di Universitas Kwangya dan mengurus rumah keluarga majikannya. Merawat empat anak di rumah itu sebenarnya bukan tantangan besar untuk Winter. Ia bisa dengan mudah mengatasi kelakuan si kembar usil, Jisung dan Ningning yang berusia tujuh belas tahun, juga kepolosan Sakuya yang berusia sebelas tahun dan si kecil Ian yang baru enam tahun. Semua terasa terkendali kecuali satu hal: Jaemin, si sulung yang tampaknya menjadikan Winter sebagai target utama untuk mencari-cari kesalahan. "Bener kamu jago masak? Yakin nggak bakal mati kalau makan masakan kamu?" "Otaknya pinter atau nggak sih? Sayang banget masa muda kebuang percuma. Kamu nggak minat nyambung kuliah?" "Baru pagi-pagi aja udah ngilang. Kamu ke mana emang?" Sumpah, kalau saja Jaemin bukan anak majikannya, Winter sudah lama melibas pria itu dengan deck kesayangannya. Menyebalkan bukan main. Namun, di balik semua adu mulut dan tatapan sinis itu, ada sesuatu yang samar. Perasaan yang pelan-pelan menyusup, tapi tak mungkin mereka akui. Di tengah kesibukan menjadi mahasiswa sekaligus satu-satunya gadis di Thunder Clan, mampukah Winter bertahan menghadapi kelakuan Jaemin yang seakan bisa meruntuhkan dunia? Dan apa yang akan terjadi ketika Jisung, Ningning, Sakuya dan Ian mulai menganggap Winter sebagai kakak mereka sendiri?

More details
WpActionLinkContent Guidelines