The Closed Girl

The Closed Girl

  • WpView
    Odsłon 333
  • WpVote
    Głosy 64
  • WpPart
    Części 5
WpMetadataReadW trakcie
WpMetadataNoticeOstatnia publikacja pt., paź 16, 2020
Seorang gadis yang selalu dituntut untuk belajar, belajar, dan belajar. Ia tidak memilikki teman, ia hidup sendiri, ia berlimang harta kekayaan, orang tuanya selalu mengurus pekerjaannya. Banyak yang mengagumi nya karena kecerdasannya dan wajah cantiknya tapi itu tidak membuatnya mempunyai teman. Dia gadis yang selalu mendapat kejuaran disetiap lomba dan juara kelas, tapi itu tidaklah cukup bagi kedua orang tuanya. "Pah, Mah, aku dapet juara 1 lomba matematika tingkat nasional," Ucapnya dengan tersenyum bangga. "Tingkatkan prestasimu." "Jangan membuat Mamah, dan Papah malu, kamu harus bisa lebih dari itu." Senyum diwajahnya pudar ketika orang tuanya mengucapkan kata 'harus'. Itulah yang membuat Aletha menjadi gadis yang tertutup.
Wszelkie Prawa Zastrzeżone
#33
aletha
WpChevronRight
Dołącz do największej społeczności pisarskiejOtrzymuj spersonalizowane rekomendacje dzieł, zapisuj ulubione dzieła w bibliotece oraz komentuj i głosuj, aby rozwijać swoją społeczność.
Illustration

To może też polubisz

  •  HAZELA
  • Nyata Dan Fiksi
  • Look At Here (Slow Update)
  • MIRROR DEVIL
  • Pertemuan Kedua : Kali Ini Haruskah Jadi Kita?
  • Alefandra
  • Rumah Tanpa Pintu [ON GOING]
  • DEAR ANNETHA
  • TAHANAN CEO 4
  • ALTEZZA EL.
HAZELA

Hazela oleh sweedzz_ Hazela Abraham lahir sebagai seorang kembar, tapi hidupnya tak pernah seimbang seperti seharusnya. Di antara dua wajah yang serupa, hanya satu yang selalu mendapat cahaya. Dan itu bukan dirinya. Sejak kecil, Hazela terbiasa menjadi bayang-bayang Bianca, saudara kembarnya yang sempurna, cerah, dan selalu dicintai semua orang. Termasuk oleh Samudra, lelaki yang Hazela panggil kekasih, namun tak pernah benar-benar membuatnya merasa menjadi satu-satunya. Setiap hari adalah perjuangan. Perjuangan untuk didengar, diperhatikan, bahkan sekadar diakui. Samudra selalu ada... tapi tak pernah untuk Hazela. Hatinya, langkahnya, dan keputusannya, semuanya selalu condong pada Bianca. "Kamu bisa ke kantin sendirian, kan?" Kalimat yang seharusnya biasa, tapi terdengar seperti tamparan ketika disampaikan oleh orang yang kau sebut rumah. Hazela tidak butuh dunia. Ia hanya ingin satu hal: dianggap penting, walau hanya sekali. Ia bukan meminta dunia. Ia hanya memohon tempat kecil di hati seseorang yang katanya mencintainya. "Jadiin aku prioritas kamu, Sa... sekali saja, sebelum aku tidur untuk selamanya." "Kamu prioritas aku, Zel... tapi sekarang, menjaga Bianca lebih penting daripada kamu." Ketika cinta menjadi luka, dan kehadiran menjadi beban, apa yang tersisa dari sebuah hubungan? Akankah kamu tetap bertahan mencintai seseorang yang tak pernah memilihmu? Hazel hanya punya satu permintaan sederhana sebelum segalanya terlambat: "Berikan aku kebahagiaan, sebelum aku pergi. Itu saja."

Więcej szczegółów
WpActionLinkWytyczne Treści