The Closed Girl

The Closed Girl

  • WpView
    Reads 333
  • WpVote
    Votes 64
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Oct 16, 2020
Seorang gadis yang selalu dituntut untuk belajar, belajar, dan belajar. Ia tidak memilikki teman, ia hidup sendiri, ia berlimang harta kekayaan, orang tuanya selalu mengurus pekerjaannya. Banyak yang mengagumi nya karena kecerdasannya dan wajah cantiknya tapi itu tidak membuatnya mempunyai teman. Dia gadis yang selalu mendapat kejuaran disetiap lomba dan juara kelas, tapi itu tidaklah cukup bagi kedua orang tuanya. "Pah, Mah, aku dapet juara 1 lomba matematika tingkat nasional," Ucapnya dengan tersenyum bangga. "Tingkatkan prestasimu." "Jangan membuat Mamah, dan Papah malu, kamu harus bisa lebih dari itu." Senyum diwajahnya pudar ketika orang tuanya mengucapkan kata 'harus'. Itulah yang membuat Aletha menjadi gadis yang tertutup.
All Rights Reserved
#95
aletha
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Pertemuan Kedua : Kali Ini Haruskah Jadi Kita?
  • Nyata Dan Fiksi
  •  HAZELA
  • Look At Here (Slow Update)
  • Crazy Guy Vs Sassy Girl ( ZEESHA )
  • Rumah Tanpa Pintu [ON GOING]
  • Alefandra
  • RAVEN [ ✔ ]
  • Dijual Kemafia Kejam
  • Fractured Cheerfulness (On Going)

Dulu, mereka nyaris jadi segalanya-tanpa pernah benar-benar memiliki apa-apa. Kenzo Gerhana Xander: pria tampan, kaya raya, dan dikenal sebagai badboy berdarah dingin yang tak pernah percaya cinta. Tapi entah kenapa, dia tunduk pada satu perempuan-bukan karena kelembutan, tapi karena galaknya yang justru menantang. Alesha Agatha : cantik, tajam, dan tak suka basa-basi. Dia bukan tipikal cewek yang mudah jatuh hati-kecuali pada satu pria menyebalkan yang entah kenapa berhasil membuatnya membuka sedikit celah di hati. Namun, hubungan tanpa status hanya mengantarkan mereka pada dua hal : luka dan keasingan. Tanpa penjelasan. Tanpa perpisahan yang layak. Mereka memilih menjauh-seperti dua orang asing yang tak pernah saling kenal. Hingga sebuah pertemuan keluarga mempertemukan mereka lagi... dengan satu kabar mengejutkan: mereka akan dijodohkan. Kini, dengan masa lalu yang belum benar-benar selesai, luka yang belum sembuh, dan ego yang masih tinggi-akankah mereka kembali saling memilih? Atau... pertemuan kedua ini hanya akan membuka luka yang sudah lama dikubur? "Karena yang tak pernah jadi, selalu meninggalkan tanya-dan pertemuan kedua, tak pernah sesederhana itu."

More details
WpActionLinkContent Guidelines