Story cover for Maskeran by zinksenk
Maskeran
  • WpView
    Membaca 33
  • WpVote
    Vote 3
  • WpPart
    Bab 2
  • WpView
    Membaca 33
  • WpVote
    Vote 3
  • WpPart
    Bab 2
Bersambung, Awal publikasi Jul 21, 2020
Ada beberapa hal yang harus dihindari jika tak ingin mendapat amukan dan mendapati wajah bonyok di pagi hari. Pertama, cewek PMS, dua Fifi yang lagi maskeran. Apalagi jika mengganggu Fifi yang sedang maskeran saat PMS, bahaya guys.

Rizal pernah mencobanya langsung, menjahili Fifi ketika dia sedang maskeran sampai maskernya retak. Alhasil, tubuhnya menjadi sasaran empuk dari cakaran dan cubitan maut dari si empunya tangan.

"Lu ngapain sih maskeran terus?! Cantik kagak, kayak setan iya."

"Heh! enak aja lu ngatain gue kek setan. Kagak seneng gitu lu kalo nanti muka gue glowing shining shimering Splendid?! Gue tuh mau bikin orang-orang speechless sama keparipurnaan muka gue, nanti kan lu juga pasti bangga punya friends like me. Ish, ancur lagi kan masker gue. Sini Lo!" Demikian, terulang kembali acara cakar-mencakar jambak-menjambak itu.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Daftar untuk menambahkan Maskeran ke perpustakaan kamu dan menerima pembaruan
atau
#539tetangga
Panduan Muatan
anda mungkin juga menyukai
Because ILY [Completed] oleh RikaAnanda786
51 bab Lengkap
Akhirnya pintu terbuka sempurna menampilkan Sadena yang tengah terbaring lemah di atas ranjang rumah sakit penuh infus dan beberapa alat untuk membantu nya bernafas, Qalesya menarik nafas panjang setelah melihat cowok yang tengah tertidur di samping ranjang Sadena sambil memegang tangannya. Qalesya mematung di tempat membelalakan matanya apakah yang ia lihat ini sungguh sungguh. "Qalesya, sebentar tante bangunin dulu Ardano nya ya sayang" Ardano terbangun sambil mengucek mata nya tapi tangan kanan nya masih menggaet tangan Sadena. "Ss-Sya" Ardano mengerjap dan langsung melepaskan genggaman tangan nya, setelah itu ia beranjak bermaksud mendatangi Qalesya "Sya gu-gue" Ardano meneruskan langkah nya ke arah Qalesya yang membisu Qalesya cewek itu melangkah mundur dengan mata yang berkaca kaca, jelas sekali Ardano melihat mata cewek yang selama ini ia sayangi tengah berkaca kaca, tapi mengapa ia memperlakukan Sadena sebegitu nya? Qalesya memutar badan nya bermaksud ingin keluar dari ruangan itu tapi dengan cepat Aradano langsung menarik pergelangan Qalesya "Sya dengerin gue" Ardano tetap menahan Qalesya, ternyata dengan satu hentakan tangan Qalesya berhasil membuat tangan nya terlepas dari tarikan Ardano Cewek berseragam Sma itu berlari di koridor rumah sakit, baru beberapa langkah berlari air mata nya sudah berhasil lolos dan membasahi pipi nya Ardano cowok itu mengacak rambut nya gusar, kali ini adalah kali pertama Qalesya menangis karena tersakiti atas sikap Ardano. Tanpa pikir panjang Ardano langsung mengejar Qalesya "Sya dengerin gue dulu" "Apa? Lo mau bilang apa? Apa lo mau bilang ga ngabarin gue karena hp lo mati, ga bawa charger, lo seneng berduaan sama Sadena? Lo lupa sama gue? Oiya gue bukan siapa siapa lo juga ngapain lo harus ngabarin gue Duh Qalesya bego banget si lo percaya sama sumpah serapah cinta yang isinya bacotan semua"Qalesya menertawakan diri nya sendiri Qalesya "Sya Sadena itu.." ucap Ardano Langsung aja baca ceritanya yaaaaa
anda mungkin juga menyukai
Slide 1 of 9
Sweet Combat cover
Why Did Everyone Avoiding Me? cover
Essentialy Love (SELESAI) cover
Jejak Rasa [TAMAT] cover
Two World cover
21+ | RAFINA (END) cover
Love's Serendipity cover
Teman Lama (Empat) cover
Because ILY [Completed] cover

Sweet Combat

9 bab Lengkap

Sebelum baca jangan lupa Follow yeeee. _________________________________________________________________ "Sini Lo kalo berani!!!!" teriak perempuan berseragam putih abu-abu itu sambil memberontak teman-teman yang menahan dirinya. Sedangkan perempuan tadi tetep berusaha meraih wajah seorang laki-laki yang ada di depannya. Teman-temannya menahan tubuh perempuan itu dengan sangat kuat. "apa lo. mau cakar wajah tampan gue! Nih cakar aja." Ucap seorang laki-laki dengan tampang sombongnya seolah memberikan wajahnya pada perempuan tadi. "Eh..ehh..eh. Ini ada apa ribut-ribut? Kaya di pasar aja." Tiba-tiba seorang Guru datang memisahkan mereka yang sedang bertengkar tadi. "Ini pak, dia yang cari gara-gara duluan." perempuan tadi masih sangat emosi. sambil menunjuk nunjuk jarinya ke arah lelaki tadi. "Ehh kok nyalahin gue. Udah jelas-jelas elo yang duluan. pake mau nyakar wajah gue lagi." lagi-lagi lelaki itu menjawab ucapan itu. "SUDAH!! KALIAN BUBAR! BUBAR!!" teriak guru yang sendari tadi mendengar ocehan kedua siswa nya itu. akhirnya,mereka yang ada di sana bubar. Termasuk Perempuan Dan lelaki tadi. Haiyuu Baca!!! Dijamin Ngakak deh😁 Aku aja yang bikin ceritanya udah Greget duluan 😂 Yuk,tunggu apa lagi. Tambahin cerita aku ke perpustakaan pribadi Kalian!!❤️