Hug Your Pain

Hug Your Pain

  • WpView
    Reads 199
  • WpVote
    Votes 17
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jul 22, 2020
Min Yoongi itu tak berperasaan. Ia dingin, cuek, dan tak pernah peduli pada apapun yang terjadi di sekitarnya. Ia mana mau menyusahkan diri dengan mendengarkan cerita teman sebangkunya yang pria itu kategorikan sebagai spesies 'alay yang menjijikkan'. Teman sebangku Yoongi namanya Micha. Gadis dengan segudang prestasi yang berbanding terbalik dengan Yoongi. Tidak ada yang menarik dari kisah mereka, sebelum rasa itu hadir. Micha menunggu dengan sabar, berharap Yoongi mengerti tentang perasaannya. Micha yang berjuang untuk Yoongi yang membencinya, micha yang menunggu untuk Yoongi yang tak mempedulikannya, dan Micha yang bertahan untuk Yoongi yang tak mau membuka satu rongga pun dihatinya, mengizinkan Micha ada di sana. Tanpa sadar, Yoongi telah menolak datangnya malaikat baik yang menyembuhkan raganya yang sakit.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • SPRING DAY
  •  ANATHA
  • dear, Yoongi [END]
  • If I Lost My Serendipity | Jangkku ✦˚٭
  • SINGULARITY [VMIN] END
  • SESANG~ A.K.a ​​MYG
  • After Met Him [END]
  • Silence [END]

"Waktu terlalu buruk dan aku membenci kita. waktu membuat hati kita berlari, seperi butiran debu yang melayang di udara." _____________________________ Lee Hana, mengalami perjalanan waktu; berpinda ke masa depan. Pertemuannya dengan seorang pianis membuatnya jatuh cinta. Namun, disaat rasa itu mulai tumbuh, cinta di masa lalunya hadir kembali. Cinta pertamanya saat ia duduk di bangku sekolah. Lalu, bagaimanakh kelanjutannya? Saat dua rasa itu hadir di masa yang sama? Siapa yang Hana pilih? Cinta di masa depan atau cinta di masa lalu? ------------ Lee Hana "Sulit dijelaskan bahwa musim dapat membawaku pergi ke masa depan. Terdengar mustahil? Memang!" "Mungkin takdir sedang memberiku kesempatan untuk memperbaiki alur hidupku? atau aku yang telah berhasil berkompromi dengannya."

More details
WpActionLinkContent Guidelines