Jika hidup hanya perihal menyambut dan kehilangan, dia hanya berharap bisa mempersiapkan dirinya sebaik mungkin. Untuk setiap kehilangan yang tak diinginkannya, untuk setiap kedatangan yang tidak bisa dia tebak, dia hanya ingin diberikan sedikit waktu untuk lebih memahami segalanya-- sebelum harus benar-benar merasa kehilangan, sebelum harus benar-benar menyambut yang baru.
Dia benci mengakui dirinya yang lemah-- entah dalam menghadapi kenyataan atau memahami setiap hal yang semesta berusaha titipkan melalui genggamannya. Sebab, untuk setiap satu detik yang terus saja dilewatinya, dia tidak pernah sempat untuk melihat sebentar saja ke belakang apalagi untuk sekadar menganggap segalanya pernah ada untuknya.
Mungkin permintaannya akan terdengar sedikit egois, tapi bolehkah dia berharap kesempatan kedua?
Ending Scene | wookieskim - 2020
[COMPLETED] Dianggap sebagai sasaeng memang menyakitkan. Apalagi sama idola kita sendiri. Sebuah kecelakaan yang tanpa kusengaja itu sudah membuatku kehilangan kesenanganku. Idola yang selalu aku kagumi kini membenciku, menyuruhku agar tidak lagi muncul di hadapannya. Apa aku sanggup melakukannya? - Bae Yoo Jin
Rasanya hidupku punya banyak masalah semenjak seorang gadis dengan kamera yang selalu dibawanya itu mengikutiku. Ia selalu ada kemanapun aku pergi. Masalahpun tak jarang hadir saat bersamanya. Saat aku menyuruhnya menjauh, ia selalu saja hadir dengan membawa masalah bersama dirinya. Tapi semenjak hari itu, aku merasa kalau aku dan dirinya selalu dipertemukan dengan cara yang bisa dibilang kurang baik. Dan aku merasa dia selalu ada untukku dan menyelamatkanku dikala sedang ditimpa masalah. - Jeon Jungkook
Masalah yang sedang kamu alami pasti mempunyai akhir, entah itu akan berakhir bahagia atau justru sebaliknya. Hal itu tergantung padamu bagaimana kamu menghadapinya.
Juli, 2018
by : litmoonie