Story cover for Love Yourself by NamaAnonim
Love Yourself
  • WpView
    Bacaan 30
  • WpVote
    Undian 6
  • WpPart
    Bahagian 2
  • WpView
    Bacaan 30
  • WpVote
    Undian 6
  • WpPart
    Bahagian 2
Sedang Ditulis, Pertama kali diterbitkan Jul 22, 2020
"Udah jelek, ngga usah bertingkah deh" Ucapnya penuh sarkastik. Aku hanya bisa menunduk mendengar ucapannya. AKu menggenggam jariku erat merasa sangat menyedihkan, semua orang hanya menatapku bahkan sebagian besar menatapku sinis.

Apakah memang sebuah kesalahan terlahir jelek? 
Apakah aku punya pilihan terlahir seperti ini? mungkin jika aku boleh memilih aku juga ingin terlahir dengan wajah yang cantik, bisa disukai oleh banyak orang.

Sering kali aku ingin melawan, tapi aku terlalu takut dan tidak punya keberanian. Setiap hari hanya kata-kata hinaan yang aku dengar. Aku selalu berharap ada seseorang yang mau berada disampingku memberikan motivasi. AKu hanya perlu teman yang dapat menemaniku disiku hingga aku punya keberanian untuk melawannya.

Tapi pada akhirnya itu hanya akan menjadi imajinasiku saja, karna faktanya untuk melihatku saja tidak ada yang sudi apalagi bertemang denganku yang korban bullying.




Perhatian!!!
Aku berharap dengan cerita ini bisa ngasi kita gambaran buat lebih peduli lagi dengan korban bullying. Buat kalian yang terkena korban bullying, jangan pernah merasa pesimis dan tidak berguna. Karna kalian berhak sukses, kita tidak pernah tau didepan akan seperti apa jadi dari pada mengucapkan hal untuk merendahkan orang lain bukahkah lebih baik menyampaikan hal-hal yang positif .

:)
Hak Cipta Terpelihara
Daftar untuk menambahkan Love Yourself pada pustaka anda dan menerima kemas kini
atau
Garis Panduan Isi
You may also like
ABOUT ME : Aku Ingin Istirahat oleh zei_llyn
18 bahagian Sedang Ditulis
"Kamu harus mendapatkan nilai sempurna." Ucap papaku dengan suara tegas, seolah-olah aku tak punya pilihan selain menjadi sempurna di matanya. "Kamu harus selalu mengalah dengan kakakmu." Ucap mamaku tanpa ragu dan menuntut. Bagi mama, akulah yang harus mengerti kakak dan mengalah jika bertengkar dengan kakak entah kakak yang benar atau salah. "Ini semua salahmu! Andai saja aku tak memiliki adik sepertimu!" Ucap kakakku dengan mata penuh kebencian, seakan keberadaanku adalah kutukan yang merusak hidupnya. "Kakakmu itu sudah sangat menderita, jadi kamu harus mengerti dia." Ucap nenekku, seperti akulah yang membuat kakak semakin menderita. "kamu mah enak! kamu pintar dan punya orangtua kaya!! Ga ada yang kurang dari hidupmu." Ucap salah satu teman perempuanku dengan nada iri, tanpa tahu betapa sepinya hidupku. "kamu beda banget sama kakakmu ya. Kakak mu cantik banget, tapi kamu? Jelek parah." Ucap salah satu teman laki-lakiku sambil tertawa, seolah aku hanyalah lelucon menyedihkan di matanya. "Terima kasih... Kamu selalu menjadi pendengar yang baik." Ucap sahabatku dengan nada lembut, tapi entah kenapa kata-katanya terasa seperti pengingat bahwa aku hanya ada untuk mendengar, bukan untuk didengar. Lalu, kakek menatapku. Matanya teduh, penuh kasih, berbeda dari yang lain. "Apa kamu benar-benar baik-baik saja, cucuku?" Ucap kakekku, satu-satunya suara yang terdengar tulus di antara semua itu. Aku ingin menangis. Aku ingin berteriak bahwa aku tidak baik-baik saja. Aku ingin mengatakan bahwa aku lelah, bahwa aku tak tahu harus bagaimana lagi. Tapi aku tersenyum lebar pada kakekku. Aku menahan air mataku agar tak jatuh, karena aku tahu... air mata tidak akan mengubah apa pun. "Aku baik-baik saja." Ucapku dengan nada ceria yang ku paksakan, seperti biasa. • Hasil karya sendiri • bahasa baku dan non baku • maaf kalau ada kesamaan tempat, nama, dsb dalam cerita *** Happy_Reading ***
My cool badboy [LENGKAP] oleh indahartt
69 bahagian Cerita Lengkap
[BEBERAPA CHAPTER DI PRIVAT FOLLOW DULU SEBELUM BACA] Highest rank: #2 in teenfiction #2 in teenfict "Kenapa enggak boleh?" "Ck, diem na," "Nanti lo gue terkam," "Terkam apa? Kan cuma duduk, emangnya kak Dafa singa?" "Sini tidur aja!" "Enggak mau! Mau dudukkk," "Jangan malem ini na," "Mau sekaranggg," "Sayang, nurut ya?" ----- Dafa Cakrawala Vander. Dijuluki sebagai ketua Heron. Geng motor paling ditakuti di jalanan adalah hal yang sudah diketahui seantero sekolah. Paras yang sudah tidak bisa diragukan sekaligus statusnya anak pemilik yayasan menambah kesempurnaan hidupnya. Ini juga tentang Diana Delano. Gadis berwajah cantik yang mampu memikat semua orang dan sekaligus gemas hanya dengan melihat kedipan mata polosnya. Mereka menjalani hari-hari dengan tangan bertautan satu sama lain. Tanpa disadari satu sama lain, bisa jadi genggaman yang terlalu kuat itu lepas. Seperti pasir yang digenggam semakin kuat, maka pasir itu akan jatuh juga. Ini tentang Diana Delano, sang tuan putri dengan banyak sisi topeng misterius nya. Bahkan yang Dafa sendiri tidak tau. -------- HERON'S :BERANI HIDUP BERANI MATI! 17+ BANYAK MENGANDUNG ADEGAN KEKERASAN DAN VULGAR. [Disarankan follow akun penulis dulu sebelum baca, biar nyaman] 🚫: -DILARANG PLAGIAT /MENCOPY-PASTE SEMUA CERITA YANG AKU TULIS- {Cover by:Pinterest.} Mohon maaf bila terdapat kesamaan nama, tempat dan lainnya yang tidak disengaja. Thank you! Selamat membaca. Highest rank: [1 in bucin] [1 in cuek] [5 in putihabuabu] [4 in kamu] [1 in posesif] [1 in kisahremaja] [1 in ceritaremaja] [16 in teenlit] [1 in anaksma] Start: 15-11-20.
You may also like
Slide 1 of 10
Is LOVE cover
ABOUT ME : Aku Ingin Istirahat cover
Memories in Moon cover
Promise or Leave cover
Arsyilazka cover
Bullying Survivor (Completed) cover
CLAUSTRUM || End✓ cover
Sebuah Rasa cover
My cool badboy [LENGKAP] cover
Gadis Brengsek✔ cover

Is LOVE

7 bahagian Cerita Lengkap

Apa itu cinta? Apa dia berwujud? Atau tidak? Kenapa jika mencintai seseorang harus jantung yang merasakan debarannya. Tetapi... jika terluka bukan hanya jantung yang tersakiti, namun hatipun ikut juga merasakannya. *** Debaran jantungku terasa begitu kencang saat seorang siswa laki-laki dengan aura ketampanan yang mampu membuat para siswi diSMA-nya berteriak mengaguminya. Dia jatuh hati terhadap siswa laki-laki itu. Dia selalu berada dibelakang laki-laki itu seperti penonton yang membawa poster besar sambil berteriak mendukung kesuksesan dalam pertandingan itu. Aku ingin menghampiri dia. Tetapi... aku takut kalau dia bukan malah menerimaku tapi malah menghujaniku dengan semua hinaan pedas yang keluar dari mulutnya. Ya, memang aku tau posisiku di sini. Gadis berkaca mata dengan bermodal baju kebesaran yang ditemani rok SMA-nya yang ikut juga kebesaran. Culun, cupu, kuper, dan sangat dekil. Bagaimana tidak dekil. Rambut yang seperti jarang ditata alias semrawut kalo orang jawa bilang dan juga, sepatu yang usang. Sungguh pas jika ia pantas diasingkan oleh siswi-siswi lainnya. Hufttt.... Helaan nafasku dengan mulai memundurkan gerak kakiku ke belakang untuk segera pergi dari hadapan keramaian siswi-siswi lainnya yang mengagung-agungkan laki-laki yang membuatnya jatuh hati. 'Menyukainya dan dibalas rasaku memang tak pantas untuk kugapai. Mungkin dengan mengaguminya dari belakang sudah cukup pantas bagiku.' -IS LOVE