ANTROPAST (On Going)

ANTROPAST (On Going)

  • WpView
    Reads 842
  • WpVote
    Votes 63
  • WpPart
    Parts 10
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Sep 22, 2020
Prolog : Permainan takdir. Na Lalalisa merasa dirinya begitu sering dipermainkan oleh takdir. Takdir menyakitinya, takdir juga yang menghancurkannya. Apa takdir juga merenggut ibunya. Takdir membuatnya jatuh cinta pada orang yang salah. Atau takdir yang mempertemukannya pada seorang yang bahkan sebelumnya tidak pernah terpikirkan olehnya. "brengsek. Gue mau mati aja susah !." Na Lalalisa "lo gila hah. Gak mikirin gimana perasaan orang-orang yang sayang sama lo !." ucap seorang pemuda dengan begitu berapi-api. "disana..." Lisa menunjuk langit. Dan pemuda itu mengikuti arah telunjuk Lisa dengan tangan yang masih memegang tangan gadis itu karena takut jika nanti gadis itu hendak loncat dari jembatan lagi. "orang yang bener-bener sayang sama gue ada disana." Ucap Lisa lagi.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • BAD
  • First And Last
  • Puzzle
  • Korean, Love Story
  • Strawberries and Cigarettes
  • Our house ᶠᵗ (97ˡⁱⁿᵉ)✔
  • Princess Hours Kim
  • Shxtty Game
  • EVOLET
BAD

"Oh tuhan ku cinta dia, ku sayang dia,rindu dia, dia nya engga...."Lisa nyanyi tidak jelas karena saat main ToD dia kalah dan dia memilih tantangan,makanya sekarang dia tidak waras disuruh nyanyi malah nge bucin "Sukurin ngenes banget sih lu wkwkwk,oke puter lagi min"dahyun,Minnie pun memutar botol plastik nya dan berhenti di Lisa lagi "Anjir apaan nih masa ke gue terus"Lisa "Halah ga usah bacot cepet Turth or Dare?"Minnie "Oke dare aja"Lisa,dahyun dan minnie pun senyum senyum jahat "Hmm lu harus cium cowo yang diem di kantin ini"dahyun "Nah ya kan firasat gue ga enak ternyata ini toh,oke kecil apa sih yang ga bisa queen lalisa lakuin"

More details
WpActionLinkContent Guidelines