Dunia Jingga

Dunia Jingga

  • WpView
    Reads 9
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Aug 5, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
Selain kucing-kucingnya, buku adalah teman setia Jingga dalam menikmati pergantian hari. Jika tidak ada buku baru, maka aplikasi membaca dan menulis menjadi gantinya. Jingga sudah menjadi pengguna setia Wattpad sejak seorang sahabatnya mempublikasikan cerita di sana. Ia sudah mengikuti beberapa akun penulis terpercaya. Maksudnya, yang tulisannya enak dibaca, ceritanya jelas, dan pastinya akan tamat, tidak berhenti di tengah cerita. Melalui Wattpad, Jingga mendapat teman-teman yang baik dari banyak pulau. Tapi, Jingga tidak pernah mengira jika melalui Wattpad ia akan jatuh cinta. Sungguh! Kalau bisa, Jingga mau jatuh cinta dengan cara yang normal, seperti bertatapan dahulu atau kenal dekat, dia baik, lalu suka. Bukan jatuh cinta dengan orang yang nama lengkapnya aja enggak tau, tinggal di mana juga enggak tau, dan yang paling penting, mukanya gimana juga enggak tau! Namun, Jingga tidak akan menganggap serius perasaannya ini. Toh, dia juga baru 16 tahun. Nanti, pasti dia akan jatuh cinta lagi dengan orang yang tepat. Eh, tapi, apa iya begitu? Foto Kover: Pinterest (Edited by me)
All Rights Reserved
#669
15
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Are You The One Tied to Me?
  • [END] WHAT WE HAVE PASSED TOGETHER?
  • Padi & Jagung✓
  • COSINUS [END]
  • ALANA [LENGKAP]
  • FRIENDzone (Completed)
  • GALANG [SELESAI]
  • AL - TA [END]
  • Cosinus
  • Blonde & The Cold Heart [TERBIT]

Semua orang punya titik balik. Dalam hidup, dalam mimpi, dalam perasaan. Dan terkadang, titik balik itu hadir lewat orang yang tak kau duga, di saat yang paling tak masuk akal. Namaku Rain Anak organisasi. Perfeksionis. Rasional. Terlalu terbiasa memetakan semuanya menjadi rencana. Dan di dalam setiap rencanaku, selalu ada satu nama yang seperti gangguan: Raib. Rival paling abadi. Cermin yang paling merepotkan. Tapi juga satu-satunya orang yang benar-benar selalu menantangku. Kami saling bersaing di medan yang sama-ruang rapat, hasil evaluasi, dan perdebatan yang tidak pernah selesai Tapi semakin aku beradu dengannya, semakin aku sadar, tidak semua lawan harus dikalahkan. Kadang, mereka hanya butuh dipahami. Lalu datang Kenza. Si-Kapten basket. Bukan anak organisasi. Tapi justru itu yang membuatnya mencolok di mataku. Ia seperti jeda yang tidak pernah kuminta kepada Tuhan, tapi diam-diam kubutuhkan. Seseorang yang muncul tanpa pretensi, tapi menghadirkan pertanyaan paling sulit yang pernah kutemui: apa sebenarnya yang sedang kucari? Dalam riuhnya proposal kegiatan dan jadwal padat rapat, dalam tatap mata yang tak selesai antara aku dan Raib, dan dalam keheningan canggung bersama Kenza, aku belajar. Bahwa kadang yang paling berarti bukan siapa yang paling sering hadir, tapi siapa yang membuatmu diam dan berpikir ulang tentang dirimu sendiri. Interlinked adalah tentang benang-benang yang tak terlihat, tapi nyata. Tentang rivalitas yang tumbuh menjadi penghargaan, dan tentang perasaan yang perlahan memanggil pulang-dari tempat yang tak pernah kau sangka. Karena dalam hidup, orang-orang datang bukan hanya untuk tinggal. Ada yang datang untuk mengubahmu. Pelan-pelan. Dalam. Dan tidak terduga.

More details
WpActionLinkContent Guidelines