Story cover for Falling For The Devil [END] by Sannyelsa
Falling For The Devil [END]
  • WpView
    Reads 6,009
  • WpVote
    Votes 1,027
  • WpPart
    Parts 34
  • WpView
    Reads 6,009
  • WpVote
    Votes 1,027
  • WpPart
    Parts 34
Complete, First published Jul 22, 2020
Kim Sohyun, pelajar SMA yatim piatu yang bekerja paruh waktu sebagai penjaga minimarket. Kehidupan gadis itu semakin suram dan kesulitan setiap harinya. Bahkan hanya untuk makan saja susah, belum lagi memikirkan biaya sewa rumah dan keperluan lainnya. Sohyun ingin menyerah, gadis itu berdoa dengan tulus sampai akhirnya doanya terkabul, tapi dengan cara yang salah. Bantuan itu datang dalam bentuk godaan yang lain. Sang Devil muncul dan menawarkan keajaiban.

"Kau itu sebenarnya apa?"

"Aku? Aku ini Devil..."

"Apa yang kau lakukan?"

"Menyesatkan manusia. Aku akan memberi yang mereka mau, dan sebagai gantinya harus ditukar dengan sehari masa hidup mereka"

"Jadi kau juga akan mengambil waktu satu hariku?"

"kenapa? kau tak mau?"

"ambillah..hanya sehari kan? tidak masalah untukku"

"kau salah...waktu sehari itu jauh lebih berharga dari yang bisa kau bayangkan"

Gadis itu, suatu saat mengalami kecelakaan fatal yang harus merenggut nyawanya. Dengan bantuan sang devil yang berparas rupawan, Sohyun akhirnya dilepaskan oleh malaikat pencabut nyawa dan bisa kembali hidup lagi tapi dengan catatan gadis itu harus membantu malaikat pencabut nyawa dalam menemukan roh yang kabur bersama sang Devil yang terkenal jahat.

Bagaimanakah kisah selanjutnya??
All Rights Reserved
Sign up to add Falling For The Devil [END] to your library and receive updates
or
#679taeyong
Content Guidelines
You may also like
Still With You  [ Revisi Dan Akan Di Bukukan ]  by onyour_myself
53 parts Complete
[ Rawan typo, karena gw lagi mager revisi tar gw nangis gara gara baca ulang weh ] Jisung tersenyum, lalu ia memberikan sebuah kotak berukuran sedang. Ia tersenyum saat kamu seperti sangat senang mendapatkan sebuah hadiah, namun kamu tidak tau apa hadiah yang di berikan oleh Jisung kepada mu. " Ini apa? " Kamu mencoba untuk mengguncang kotak tersebut dan terdengar suara nya. " Hadiah... Untuk mu, tapi kamu buka nya saat seseorang memberikan mu sebuah surat oke " " Harus begitu ya? " " Tentu saja, bagaimana.... Kamu pasti suka dengan hadiah ku nanti " Kamu mengangguk lalu tersenyum, Jisung menatap mu seraya tersenyum. Tanpa sadar air mata nya kembali terjatuh lagi, ia menunduk menahan tangis nya namun tidak kuat. Ia tetap menggenggam tangan mu erat, sangat. Sampai kamu bingung ketika Jisung menarik mu dan masuk ke dalam pelukan nya yang hangat itu, ia mencium puncak rambut mu lama dan air mata nya masih menetes dengan deras. Ia memeluk mu sangat erat, seakan akan ia tidak mau kemana mana. " Jisung kenapa nangis? " " Tidak.... Aku tidak menangis, aku hanya merasa bahagia bisa memiliki kamu " " Meskipun hanya sekejap... Aku bersyukur karena tuhan mengirim mu sebagai hadiah untuk ku...hadiah paling indah yang aku dapatkan, meskipun aku tak selamanya memiliki nya. Aku tetap bersyukur atas itu..... Terima kasih tuhan, kau telah memberikan seseorang yang membuat bahagia dan bisa merasakan indah nya jatuh cinta " [ No Copy!! You know!! ] [ 15+ ] Pengumuman : Kalau author terserah kalian mau vote atau gak ya, karena author tidak memaksa itu hak kalian. Ff ini akan di buku kan dalam waktu dekat, jadi harus cepet cepet ya kalian karena akan di potong sebagian chapter nya yang agak ngegantung ke doi kalian😂😪💚 Jisung × you NCT dream
Black Out III by Alya_M24
17 parts Complete
"Ini mati listrik yang... luar biasa..." -Sungwoon- "Apa ini perbuatan alien?!" -Minhyun- "Kenapa kalian begitu histeris?" -Jaehwan- "Apa dia masih hidup?" -Woojin- "Tidaaak!!!" -Seongwoo- "Tidak! Aku buta!" -Daniel- "Tubuhnya tidak bergerak sama sekali, merespons juga tidak!" -Guan Lin- Sungguh malam Minggu yang hebat. Dalam benak kami terlukis sebuah pemandangan indah di malam Minggu, meski para jomblo konon menderita pada malam tersebut oleh kutukan yang terkadang sulit dicabut itu. Malam ini berbeda 180 derajat, tak pernah seumur hidupku terbayang akan malam menakjubkan ini. Kalangan yang takut akan malam ini tak hanya kami yang masih lajang, mereka-mereka yang sedang menjalani hubungan pun tak akan absen dalam memproduksi jeritan. Apa hanya jeritan? Mungkin air mata pun ikut serta. Beruntung sekali diriku masih waras setelah mengarungi malam yang panjang ini. Hanya rembulan dan cahaya ponsel sebagai alat bantu kami dalam petualangan di kegelapan. Kisah yang tertuang pada malam ini benar-benar di luar nalar. Siapa sangka berdiam di dalam rumah itu aman? Siapa sangka yang tadinya kawan bisa menjadi musuh? Siapa sangka yang baru saja tersenyum tulus tiba-tiba menancapkan pisau ke dada kita satu detik kemudian? Siapa sangka orang yang satu menit lalu berbincang bersama kita, satu menit kemudian ia ditemukan sudah terkapar di lantai dengan tubuh bersimbah darah? Bahkan seorang peramal pun tak akan sanggup menerawang perihal untaian kejadian malam ini dengan tepat. Hanya Tuhan yang tahu akan misteri itu. Di sini kami melewati malam ini dengan mempertahankan nyawa. Aku dan kumpulan lelaki tersebut sungkan tak sungkan harus ikut menyumbangkan cerita kami untuk malam ini, atau mungkin menyumbangkan jiwa dan raga? Tak ada yang tahu. -Sua (Reader/OC)- *CERITA MENGANDUNG KEKERASAN. MOHON UNTUK TIDAK DITIRU.
It's Always Been You✔️  by WinterAurora00
44 parts Complete
Winter, gadis skater serba bisa dari Thunder Clan, merasa seperti terjebak dalam mimpi buruk ketika papanya tiba-tiba meminta, atau lebih tepatnya memaksanya untuk bekerja sebagai asisten rumah tangga di rumah keluarga teman orang tuanya. "Kalau adek nggak mau, papa bakal bakar semua deck yang rapi tertata di kamar adek sampai jadi abu." Ancaman itu langsung menusuk hati Winter. Deck-deck itu bukan sekadar papan luncur. Mereka adalah bagian dari dirinya, saksi setiap kompetisi dan penopang semangatnya. Mana mungkin ia membiarkannya jadi korban amukan sang papa? Dengan terpaksa, ia pun menyanggupi pekerjaan itu meski artinya harus membagi waktu antara kuliah di Universitas Kwangya dan mengurus rumah keluarga majikannya. Merawat empat anak di rumah itu sebenarnya bukan tantangan besar untuk Winter. Ia bisa dengan mudah mengatasi kelakuan si kembar usil, Jisung dan Ningning yang berusia tujuh belas tahun, juga kepolosan Sakuya yang berusia sebelas tahun dan si kecil Ian yang baru enam tahun. Semua terasa terkendali kecuali satu hal: Jaemin, si sulung yang tampaknya menjadikan Winter sebagai target utama untuk mencari-cari kesalahan. "Bener kamu jago masak? Yakin nggak bakal mati kalau makan masakan kamu?" "Otaknya pinter atau nggak sih? Sayang banget masa muda kebuang percuma. Kamu nggak minat nyambung kuliah?" "Baru pagi-pagi aja udah ngilang. Kamu ke mana emang?" Sumpah, kalau saja Jaemin bukan anak majikannya, Winter sudah lama melibas pria itu dengan deck kesayangannya. Menyebalkan bukan main. Namun, di balik semua adu mulut dan tatapan sinis itu, ada sesuatu yang samar. Perasaan yang pelan-pelan menyusup, tapi tak mungkin mereka akui. Di tengah kesibukan menjadi mahasiswa sekaligus satu-satunya gadis di Thunder Clan, mampukah Winter bertahan menghadapi kelakuan Jaemin yang seakan bisa meruntuhkan dunia? Dan apa yang akan terjadi ketika Jisung, Ningning, Sakuya dan Ian mulai menganggap Winter sebagai kakak mereka sendiri?
You may also like
Slide 1 of 9
Still With You  [ Revisi Dan Akan Di Bukukan ]  cover
Transmigrasi Take It : Hae/Cal (ℍ𝕚𝕒𝕥𝕦𝕤) cover
Bahagia bersamamu - The first and last love [END] cover
Secret Candy cover
Black Out III cover
BOUND BY DESIRE cover
BE AMOURE - MARKHYUCK ✔️ cover
It's Always Been You✔️  cover
Haechan is ours |ᴇɴᴅ s1| cover

Still With You [ Revisi Dan Akan Di Bukukan ]

53 parts Complete

[ Rawan typo, karena gw lagi mager revisi tar gw nangis gara gara baca ulang weh ] Jisung tersenyum, lalu ia memberikan sebuah kotak berukuran sedang. Ia tersenyum saat kamu seperti sangat senang mendapatkan sebuah hadiah, namun kamu tidak tau apa hadiah yang di berikan oleh Jisung kepada mu. " Ini apa? " Kamu mencoba untuk mengguncang kotak tersebut dan terdengar suara nya. " Hadiah... Untuk mu, tapi kamu buka nya saat seseorang memberikan mu sebuah surat oke " " Harus begitu ya? " " Tentu saja, bagaimana.... Kamu pasti suka dengan hadiah ku nanti " Kamu mengangguk lalu tersenyum, Jisung menatap mu seraya tersenyum. Tanpa sadar air mata nya kembali terjatuh lagi, ia menunduk menahan tangis nya namun tidak kuat. Ia tetap menggenggam tangan mu erat, sangat. Sampai kamu bingung ketika Jisung menarik mu dan masuk ke dalam pelukan nya yang hangat itu, ia mencium puncak rambut mu lama dan air mata nya masih menetes dengan deras. Ia memeluk mu sangat erat, seakan akan ia tidak mau kemana mana. " Jisung kenapa nangis? " " Tidak.... Aku tidak menangis, aku hanya merasa bahagia bisa memiliki kamu " " Meskipun hanya sekejap... Aku bersyukur karena tuhan mengirim mu sebagai hadiah untuk ku...hadiah paling indah yang aku dapatkan, meskipun aku tak selamanya memiliki nya. Aku tetap bersyukur atas itu..... Terima kasih tuhan, kau telah memberikan seseorang yang membuat bahagia dan bisa merasakan indah nya jatuh cinta " [ No Copy!! You know!! ] [ 15+ ] Pengumuman : Kalau author terserah kalian mau vote atau gak ya, karena author tidak memaksa itu hak kalian. Ff ini akan di buku kan dalam waktu dekat, jadi harus cepet cepet ya kalian karena akan di potong sebagian chapter nya yang agak ngegantung ke doi kalian😂😪💚 Jisung × you NCT dream