Lebih Baik Sendiri

Lebih Baik Sendiri

  • WpView
    Reads 26
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Sep 27, 2020
Bismillahirahmanirrahim... Saya harap kisahku ini bermanfaat bagi semua orang yang ingin berhijrah karena Allah SWT. Bukan maksud saya telah menjadi wanita yang baik, tetapi bukankah sesama umat manusia itu harus saling mengingatkan? 😊 Ini bukan novel atau pun cerpen, hanya sepenggal kisah hidupku yang sangat ingin saya ceritakan ke semua nya. Apalagi disini banyak sekali membahas soal percintaan. Karena dulu saya sangat bucin 🙈 Semoga bermanfaat dan menghibur readers semuanya.. Mohon maaf jika salah salah kata, karena saya bukanlah seorang penulis novel, cerpen dan lain nya ya.. hehe Jika ada masukan silahkan beritahu saya.. Syukron katsiran 🙏✨
All Rights Reserved
#40
lillah
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • SENJA UNTUK ALESHA
  • Cahaya Cinta di Langit Biru
  • MAS DOSEN ITU SUAMIKU
  • Awal hijrahku
  • Diary HijrahKu [COMPLETED✔]
  • Love Till Jannah [END]
  • SEGITIGA CINTA
  • Arsalan Sa'ad Al-Malik
  • Cinta dari Gus Ali
  • Sebuah Usaha Mencintai [TAMAT]

Hai, namaku Alesha Zahrasyla. Sengaja ku tulis cerita ini untuk mengenang orang-orang berharga yang pernah ada di beberapa episode hidupku. Di episode pertama, kalian akan menemukan Jihan. Dia sahabatku. Dia humoris, humble, tapi terkadang karakternya tercipta dengan sedikit berlebihan. Di episode kedua, kalian akan menemukan seseorang yang sebenernya aku sangat menyayanginya, tetapi aku sangat bertolak belakang saat dia kembali lagi bersamaku, aku sangat kecewa kepadanya. Di episode ketiga, kalian akan menemukan sosok yang sangat aku cintai dan aku berharap bahwa dia dan aku akan saling mencintai lebih lama. Di episode terakhir, kalian akan menemukan sosok Alesha yang begitu kacau dan tak tau arah. Dan di situlah bagian dari cintanya muncul, meyakinkan bahwa dirinya harus tetap hidup dan tumbuh sebagai ungkapan syukur dari beberapa episode yang sempat ia kufuri kenikmatannya dari sang Pencipta. "Cinta itu tulus, tidak mengharap imbalan, juga tidak diperhitungkan."

More details
WpActionLinkContent Guidelines