Story cover for Menerka by dinaksmdwi10
Menerka
  • WpView
    Reads 144
  • WpVote
    Votes 11
  • WpPart
    Parts 4
  • WpView
    Reads 144
  • WpVote
    Votes 11
  • WpPart
    Parts 4
Ongoing, First published Jul 22, 2020
Suatu hari nanti, 
aku akan memilih untuk benar-benar bahagia, 
memilih untuk melepaskan, 
memilih untuk menjadi diriku sendiri,
memilih tuk lebih bisa menghargai diriku sendiri.

Suatu hari nanti, 
aku akan memilih tuk menjadi lebih bijak,
memilih untuk pergi dari tempat yang bukan milikku.

Karena semua yang abadi itu berharga
Semua yang berharga itu unik
Semua yang unik berbeda
Dan semua yang berbeda itu indah. 

Ketika hari itu tiba, aku memilih untuk indah untuk diriku sendiri. Bukan dia.
All Rights Reserved
Sign up to add Menerka to your library and receive updates
or
#149sebastian
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 10
BALADA CINTA BALADO (End) cover
My Sweet Escape cover
KOPI HITAM JUJU cover
Oddly Coupley (Complete) cover
Maria Broken Heart To My Love(Slow Update)  cover
Jenis Rasa cover
Langkah Seiring (END+EXTRA PART) cover
SEKASA(SEbuah Kisah terbiASA) cover
You're My Heartstrings [SUDAH TERBIT) cover
Informed Consent cover

BALADA CINTA BALADO (End)

18 parts Complete

"Hidup memang bukan pilihan, tapi DALAM HIDUP KITA HARUS MEMILIKI PILIHAN". mungkin itu adalah kalimat yang tepat untuk menggambarkan kehidupanku sekarang ini. Kehidupan yang sangat luar binasa menyedihkan. Aku sering dijadikan bahan ledekan, hinaan, sindiran dan tema kehidupan oleh keluargaku dan teman-temanku. aku tidak menyangka kehidupanku terkena imbasnya karena merasakan cinta. Padahal aku lelaki sejati yang memiliki arti kebahagiaan versiku sendiri. Meski Aku yakin ini semua karena DIA dan aku menyalahkannya. Tapi temanku justru menyalahkanku. Dalam lubuk hatiku yang paling dekok aku merasa iri melihat dirinya dan yang lainnya, aku ingin sekali untuk menulis ulang kehidupanku tapi tubuh ini rasanya enggan untuk bergerak. Aku benar-benar tertinggal Zaman karena waktu tidak ada niatan untuk menungguku. Kini dari ujung rambut cepakku sampai telapak kakiku benar-benar dipertaruhkan.