Catatan Kelam Sang Pendosa

Catatan Kelam Sang Pendosa

  • WpView
    LECTURAS 14,660
  • WpVote
    Votos 1,713
  • WpPart
    Partes 22
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación lun, sep 7, 2020
Semoga Ayah mengerti perasaanku Yang haus kasih sayangmu Untuk Ibu, tahukah hati kecilku Kumenangis di setiap tidurku Sesak itu kembali datang. Dan bodohnya aku tetap memilih lagu itu untuk kunyanyikan. Mungkin karena luka telah menjadi candu bagiku. Selesai menyanyikan lagu itu, aku memilih turun dari bus. Tak kupedulikan tatapan orang-orang yang heran karena aku tak meminta uang recehan dari mereka. Bahkan ada berseru, "Gak butuh uang kayaknya!" Aku mendengkus kasar mendengarnya. Jika aku tidak butuh uang, tak akan mati-matian berjuang demi mendapatkannya. Sayangnya, uang receh sudah tidak ada artinya lagi bagiku. Yang kubutuhkan adalah uang dengan nilai besar untuk menampar mereka yang pernah menertawakan. Ponsel kembali kunyalakan. Menghubungi supir untuk segera menjemput. Cukup bermain-main dengan pemanasan mengenang masa silam. Saatnya mengekskusi semua yang telah kurencanakan saat kembali ke Jakarta. Hallo Jakarta! Kini aku kembali. Tapi bukan sebagai gadis kecil yang menyedihkan lagi. Bukan pula sebagai remaja yang hanya bisa mengutuk langit atas takdir yang menimpa. Kini aku kembali sebagai wanita dewasa dengan kekuasaan di genggaman. Hai Jakarta! Masihkah mereka berpijak di kota ini? Mereka yang tanpa rasa kasihan merenggut semua kebahagiaan! Beritahu mereka, aku telah kembali dan akan membalas perbuatan yang telah mereka lakukan. Dengan balasan yang jauh lebih menyakitkan.
Todos los derechos reservados
#8
wanitamalam
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Suamiku Amnesia (REPOST)
  • Canvas of Love (Tamat)
  • Berjanji Untuk Sehati
  • SELEPAS KAU PERGI (END)
  • LAKSADEKA
  • IF YOU
  • KENANGAN INDAH BERSAMAMU
  • BYE, MANTAN! (TAMAT)
  • Truth After Love, Kiara and Zaki (Tamat)
  • • EUTANASIA •

Follow dulu sebelum baca! Naila yang sejak dulu selalu menerima hinaan dari Darel terpaksa harus menikah dengan pria itu akibat mereka kepergok warga sekitar tengah berbuat hal tidak senonoh di dalam mobil. Saat itu Naila terpaksa menerima tawaran Darel untuk menjadi jalang pribadinya demi sang Ibu. Pada akhirnya mereka memutuskan untuk menikah diam-diam, bahkan tanpa sepengetahuan orangtua Darel. Sampai suatu hari Darel tiba-tiba hilang ingatan. Apakah Naila akan memanfaatkan kesempatan ini untuk kabur dari kekangan Darel yang hanya menganggapnya sebagai pemuas nafsu saja? Atau justru memilih bertahan sembari membantu Darel mengingat kembali tentang pernikahan rahasia mereka. "Bayi ini anakmu, Nai?" -Darel- "Iya." -Naila- "Siapa ayahnya?" -Darel- "Kamu tidak perlu tahu!" -Naila-"Kenapa anakmu begitu mirip denganku? Oh, atau jangan-jangan dia adalah anak dari papaku? Cih, jadi sekarang kamu menggantikan ibumu menjadi simpanan papaku? Dasar tidak tau malu, ibu dan anak sama saja!" -Darel- "Bagaimana bisa kamu langsung menyimpulkan kalau anak ini adalah anak dari papamu? Hanya karena anak ini begitu mirip denganmu? Dasar gila!" -Naila- "Sudahlah, jangan mengelak lagi. Sudah pasti dia adikku, dasar murahan!" -Darel- "Terserah, capek ngomong sama batu. Tapi yang pasti, anak ini bukan anak dari papamu!" -Naila-

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido