BED IN ROMANCE

BED IN ROMANCE

  • WpView
    Reads 101,721
  • WpVote
    Votes 1,183
  • WpPart
    Parts 14
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Sep 23, 2024
WpInfo
Fiction
Romance
Bad Boy
(18+)alert! 🔞 [On long~ hiatus due to finishing story] Valerie jatuh cinta pada seorang laki-laki, teman tongkrongan kakaknya sendiri. Bagaimana tidak? Zion itu ganteng, punya manner yang bagus, badan atletis, plus dia berasal dari keluarga yang terpandang. Tak disangka cintanya terbalas, mereka pun memulai sebuah hubungan rahasia yang tidak wajar. Termenung diatas ranjang, Valerie akhirnya sadar kalau 'kekasih'nya candu bermain fisik dengannya. Ia ingin pergi, tapi hati meminta untuk bertahan.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Come Back to Me (Completed)
  • KAVIAR [TERBIT]
  • Round and Round [COMPLETED]
  • Gadis Brengsek✔
  • Cinta Diantara Sahabat [COMPLETED]
  • NADELEINE (End)✓
  • My Enemy Ayna
  • Crazy Girl (Hiatus)
  • 𝐊𝐄𝐋𝐀𝐒 𝐌𝐀𝐍𝐓𝐀𝐍 [END]
  • Take Me Back!

Siang itu cerah. Tak ada setitik awanpun disana. Pandangannya teralih, dan jatuh pada seorang pria yang baru datang dari parkiran. Tinggi, dan putih. Tipe idealnya. Tak lama, wajah kaku itu berhias senyum sinis. Matanya mengikuti kemanapun pria itu pergi. Sudah lama Zania memperhatikan pria di bawah sana. Namanya Vian mahasiswa jurusan musik. Awalnya dia pikir pria itu masuk dalam tipe idealnya. Tapi tidak! Pria itu tengil, menyebalkan dan sering menggunakan bahasa antah berantah yang Zania sendiri tak tau apa maksudnya. Satu lagi, pria itu tak punya otak. Kelakuannya yang sembrono dan tak pernah serius benar-benar membuat gadis itu ilfell. "Woy! Disini lagi? Jangan-jangan lo cucunya setan penunggu jembatan ini!" Suara seorang pria mengusik telinganya. Membuat gadis itu mau tak mau harus menengok. Vian. Seperti tebakannya. Tak ada orang lain yang lebih nggak jelas dari pria di hadapannya sekarang. Bukan spacenya untuk meladeni pria macam ini. Gadis itu berbalik, lalu beranjak pergi. "Woy! Gue ngomong sama lo kali! Bukan sama balkon" teriak pria itu menghentikan langkah Zania "Mending lo ngomong sama balkon aja. Mungkin dia lebih paham bahasa planet lo" ucap gadis itu tanpa menoleh. Hanya sebentar, lalu segera kembali berjalan. Vian hanya tersenyum masam. Terus memperhatikan punggung gadis itu yang mulai menghilang. * * * Tanpa di duga, sebuah hari tiba. Memutar balikkan persepsi gadis itu tentang seorang Vian. Gadis itu jatuh cinta terlalu dalam. Sampai saat masa lalunya kembali datang. Mengacaukan kisah cintanya yang sekarang.

More details
WpActionLinkContent Guidelines