WAITING
  • WpView
    Reads 88
  • WpVote
    Votes 7
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Aug 7, 2020
Ini adalah kisah dari seorang Fesya. Aku hanya ingin menunggu mu, menagih janji mu yang dulu. Janji yang kau lontarkan dengan senyuman mengembang, seolah-olah itu akan kau tepati. -Fesya Adinda- **** "Gue ga butuh janji, gue butuhnya kepastian!" "Dan gue nggak bisa ngasih kepastian itu ..." **** Hayoo pada penasaran kan?! Makanya ikutin terus ceritanya dan jangan sampai ketinggalan Upnya yaa🤗 Note: Mengandung kata-kata kasar yang tidak baik untuk diturunkan. Holaaa selamat membaca ya Swet❤️
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • dimana janji tersebut
  • RAFA(Rain Rafa)
  • RION IS MY MANTAN!
  • RAFFRAIN
  • Only You Can Love Me This Way (ON GOING)
  • Milka's Destiny {On Going} Belum Di REVISI
  • Un Crush! [TERBIT]
  • About You (on Going)
  • Dinda Anastasya [✔️]

"gue benci lo nay" ujar lasya menatap penuh amarah ke arah shanaya yang sedang di gendong oleh aksa menuju uks. tanpa sengaja naya melihat ke belakang dan melihat lasya sedang menatap mereka dengan mata tajamnya itu. 💫 "ayah janji ya, jangan lupain aku. dan ayah harus ingat kalau anak ayah yang asli itu shanaya Cherrye elvander. aku dan anak itu beda marga yah" pak el mengangguk tersenyum lebar dan mengelus kepala anaknya "iya ayah janji" "janji tetaplah janji, dan janji tidak akan bisa untuk di ingkari yah" pak el mengangguk. 💫 " aku ga akan pernah suka sama kamu sa, jadi tolong cari cewe lain yang lebih sempurna dari aku ya sa" ucap shanaya membenarkan pony rambutnya " menurutku kamu itu udah lebih dari sempurna nay" 💫 "jangan tinggalin aku ya nar, sekarang aku hanya punya kamu. kalo kamu ninggalin aku, nanti aku kesepian" "iya, aku janji" mereka berjanji dan berpelukan. 💫 "kenapa kamu jahat, kamu bilang kalau kamu suka aku. tapi kenapa setelah kamu pergi dan akan kembali, kamu harus pergi juga" "kenapa kamu merenggut nyawa kekasihku laut, dia salah apa" "kalo kamu merebutnya, aku tidak punya rumah. rumah yang tadinya utuh sekarang harus roboh lagi" "kamu juga. kan kamu juga sudah berjanji untuk kembali ketemu aku, tapi sekarang aku harus kehilangan kamu untuk selamanya"

More details
WpActionLinkContent Guidelines