Lembaran Bintue

Lembaran Bintue

  • WpView
    Reads 31
  • WpVote
    Votes 5
  • WpPart
    Parts 10
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Sep 12, 2020
Hanya pena yang dapat membahasakan setiap luka yang terasa. Dan melewatinya cerita terungkap walau tidak secara nyata. Terbiasa tertawa menyembunyikan jejak luka. Itu semua mengalir seadanya dalam ukiran pena. Terkadang kita bisa membohongi dan membodohi banyak orang dengan menunjukkan bahwa kau bahagia. Tapi...kau sendiri lupa bahwa kau tak berdaya mengahadapi dirimu senyatanya. Ku harap 'Lembaran Bintue' ini bisa menjadi pelipur lara. Setidaknya ada kata yang mungkin sama dengan apa yang dirasa. Selamat membaca! Lembaran ini ku buat atas sebuah dorongan dari berlembar-lembar kisah yang ku saksikan di kehidupan nyata. semoga bermakna sepanjang masa. @bintuelqolamalkonsary #tanahkelahiran Kamis, 18.12 23 Juli 2020 M / 03 Dzulqo'dah 1441 H
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Full Of Scratches
  • The Rain [SoonHoon]
  • 𝐓𝐢𝐭𝐢𝐤 𝐓𝐞𝐦𝐮 || 𝐎𝐧 𝐆𝐨𝐢𝐧𝐠
  • My Junior My Love ✔️
  • N O R A [on going]
  • LAKSADEKA
  • Masih Ada Kamu di Setiap Luka [TAMAT]
  • Love Forza (End)
  • Jovanka dan Abang Kembar

Jangan lupa vote yaaa! 🤗 Karena dukungan kalian begitu berarti buatku!🤗 ________________________________ Takkan pernah terbayangkan sebelumnya jika kehidupan yang digariskan oleh Tuhan ternyata se-pelik ini. Ia bahkan merasa masalah sangat senang menghinggapi dirinya. Ia hanya bisa berharap akan ada secercah cahaya yang membawa harapannya mengudara bersamaan dengan teka-teki dalam hidupnya dapat terpecahkan. * * * "Saya akan pastikan bahwa seluruh anggota keluargamu akan menanggung akibatnya! Saya bersumpah!!" _ "Manusia mana yang tidak takut mati?" _ "Sebelum pergi, aku hanya ingin mengungkap satu hal agar aku bisa pergi dengan tenang. Hal yang membuatku begitu penasaran setengah mati. Tolong izinkan aku ya tuhan... " _ "Aku hanya ingin tahu kebenaran seperti apa dibaliknya, bukan membuka luka lama. Karena bagaimanapun, luka sudah menjadi teman dalam hidupku sejak kejadian itu. Jadi, meski luka lama itu dibuka atau tidak, aku sudah terluka dengan hebat." _ "Terima kasih telah mengajarkan ku apa arti hidup itu. Aku tidak menyesal dan aku bahagia..." * * *

More details
WpActionLinkContent Guidelines