Aditiawan

Aditiawan

  • WpView
    Reads 367
  • WpVote
    Votes 79
  • WpPart
    Parts 17
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Apr 24, 2022
Follow sebelum membaca itu good attitude. Whehehehe..... kuy kuy kuy Selamat membaca kisah tentang Aditiawan Spica dan Senjani Aprilia Taurus Aldebaran❤ Nyatanya Adit itu kasar. Kejam, egois, dingin, tapi bisa terkesan manis dan aneh untuk seorang April. Dia, Aditiawan Spica. Lebih dimuliakan oleh semua murid SMA Wirasakti. Lebih berkuasa dibandingkan Ketua Osis ataupun Kepala Sekolah. Why? Karena orang tuanya adalah pemilik yayasan SMA Wirasakti. Ketua geng dari sebuah perkumpulan motor Aferza. Dan yang lebih miris, seorang April bisa terjebak dalam dalam permainan fatamorgana cinta bersama Adit. "Maaf," -Aditiawan Spica. "Konsekuensinya berat yah Kak. Aku harus sakit hati dulu baru dapet perhatian Kakak," -Senjani Aprilia Taurus Aldebaran. "Punya gue, ya punya gue!!!" -Vanya Aurelia. Kesimpulannya, Adit sayang April. Tapi Adit juga sayang Vanya. Sahabat dekat Adit, yang tiba-tiba datang di tengah-tengah kisah mereka. Walaupun Adit sayang Vanya hanya sebatas sahabat, tapi setiap perlakukan dan perkataan Adit yang selalu menomor duakan April membuat April ingin menyerah. Happy Reading🌷
All Rights Reserved
#442
april
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • AFIKA [ END✔ ]
  • Perfect Senior
  • RANZARES
  • Dijodohin ✔ [COMPLETED]
  • Cupu vs Bad girl✓
  • DIA ANGKASA
  • AXELLE [END]
  • ATHABEL (ON GOING )
  • DEVAN & ADARA

Cantik, pemberani, labil dan memiliki anger issues. Seperti itulah Afika di mata orang-orang. Suara hentaman, pukulan serta erangan sudah tak asing lagi di telinganya. Semenjak ia kenal dengan seorang pria bernama Sean, entah kenapa tiba-tiba saja Afika dihadapkan dengan banyaknya masalah. Namun di sisi lain, masih ada sosok Afkar yang dikenal sebagai cowok dengan penuh rasa sabar, ia terus berada di samping Afika baik dalam keadaan suka maupun duka. Ah, kalau bukan karena berhutang budi, Afkar juga enggan berurusan dengan gadis itu. "From now and on, your being my girlfriend, ok? Gue nggak terima penolakan, titik." "Lo itu lebih dari apapun di hidup gue, Fik. Jadi gak usah aneh-aneh deh, atau gue bakalan cepuin hal ini ke Bokap lo?" "Stress, pokoknya gue stress kenal lo semua! Gue muak!!!"

More details
WpActionLinkContent Guidelines