Forbidden Lies

Forbidden Lies

  • WpView
    LECTURAS 45
  • WpVote
    Votos 9
  • WpPart
    Partes 1
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación vie, jul 24, 2020
Tidak ada yang membenci Clare. Ia merupakan gadis sederhana yang mampu membuat semua orang tertarik dengan senyum manisnya. Tutur katanya lembut dan menenangkan kadang membuat banyak pria salah tingkah akan sikap gadis itu. Bagi Clare, hanya satu sosok yang sangat ia benci, yaitu dirinya sendiri. Kini, bertambah satu orang asing yang masuk ke dalam daftar orang yang ia benci. Aldric, pria asing yang berkata tidak berhenti mencintainya tanpa syarat. ~~~ "Kau tidak mengenalku. Mencintaiku adalah keputusan bodoh," kata Clare serius. Mata hitam Aldric berkilat marah, "Aku akan menghukum bibir lancang yang melarangku mencintaimu." ~~~ Kisah ini akan menjatuhkanmu ke dalam kebohongan tiada akhir.
Todos los derechos reservados
#256
alpha
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • AZENDRA : My Friend Is A Stalker
  • 𝙾𝚋𝚜𝚎𝚜 𝙵𝚘𝚛 𝙼𝚢 𝙲𝚎𝚕𝚕𝚊 (REVISI)
  • How Are You, Hate? (Revisi)
  • Possessed by You
  • SEAN'S EYES
  • HATRED [On Going]
  • Dunia Davin
  • The Darkness Of The Kalan [END]
  • Love Sick
  • SALAH RASA (TAMAT)

Jangan lupa tinggalkan vote dan komentar setelah membaca! ●●● Setelah Alvana mengetahui perselingkuhan yang di lakukan oleh Rio, dunia gadis itu terasa runtuh akibat perbuatan dari sang mantan, Azendra datang seperti pahlawan bagi Alvana. Bersedia mendengarkan semua keluh kesah gadis itu. Bagi Alvana, Azendra adalah segalanya. Lelaki yang baik hati namun juga penyayang walau selama ini mereka hanya sebagai teman semata. Tapi di balik semua itu, tersimpan perasaan yang di sembunyikan oleh lelaki itu, antara cinta dan obsesi. Azendra secara diam-diam menyimpan rasa sukanya pada Alvana, kegilaannya pada gadis itu sepertinya sudah mendarah daging di tubuhnya, sebab. Ia memasang kamera kecil di balik salah satu boneka milik Alvana. Rencana yang sempurna bagi Azendra, walaupun ia percaya suatu saat nanti semua perbuatannya akan terungkap. "Sialan! Gue benci lo, Azendra!" "Dan aku sangat mencintai kamu, Alvana." Sepandai-pandainya tupai melompat, akhirnya akan jatuh juga. Mungkin itu ialah salah satu pribahasa yang di gambarkan sosok Azendra saat ini. Rencana yang selama ini ia tutupi akhirnya terungkap oleh seseorang, lantas apa yang di lakukan oleh Azendra agar Alvana tidak pergi darinya? "Why so obsessed with me?" "Because i love you, Alvana." "Ini bukan cinta, Azendra! Lo obsesi! Sadar Azendra sadar!" "Aku nggak peduli, Alvana! Yang aku mau itu, kamu." Rank 🏆 10# Penguntit (12, 07, 2025) ●●● DILARANG PLAGIAT KEPADA SIAPAPUN! HASIL MURNI PRIBADI DARI PIKIRAN SAYA! AKAN KENA PASAL BERLAKU JIKA MELAKUKAN PLAGIAT ⚠️⚠️ Awal cerita : 10 - Mei - 2025

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido