Operation: RACHA

Operation: RACHA

  • WpView
    Reads 80
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Sep 6, 2025
Bang Chan: Letakkan dua keping logam di tangan kirinya, saksikan bagaimana apik caranya bawa emas pada genggam kanannya. Seo Changbin: Jangan sekalipun uji emosinya, lebih baik kau bunuh rasa penasaranmu, sebelum kepal tangannya yang ambil alih cerita. Han Jisung: Hati - hati dengan tawa yang merdu simponinya. Ketahuilah bawa kelit lidahnya adalah elaborasi paling berani dari dia yang tak takut mati. ____________________________________ Kota Laventer bukan tempat yang begitu menyenangkan, rutinitas yang dimulai pukul enam pagi dan ditutup pukul sebelas malam kiranya terlalu membosankan. Perputaran harian yang begitu begitu saja adanya suatu ketika berikan kantuk pada Bang Chan, serta segenggam ide gila yang tak terkira harganya. "We stopped checking for monsters under our bed, when we realized they were inside us." "DEMI TUHAN, JISUNG! BERHENTI DENGAN KUTIPAN FILM SIALAN ITU! INI SUDAH YANG KESEPULUH KALI!" ____________________________________ "Don't get angry. Get even." © Ubiquitousamour 2020
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • [BL Transmigrasi] Male Concubine
  • Given || Ju Jihoon
  • Secretary Or Mommy? || HIATUS
  • The King & The Doctor
  • I Want to Live [END]
  • JEEVANA
  • KUASA DUNIAWI(Transmigrasi BL)
  • NIGHT NOISES || Romance Horror [SEGERA TERBIT]
  • Second
  • Love at Time's Brink [PROSES TERBIT]✔️

[BUKAN NOVEL TERJEMAHAN | SUDAH TERBIT] Luo Yi, seorang mahasiswa miskin yang mengandalkan beasiswa agar tetap bisa melanjutkan pendidikannya. Yatim piatu dari umur 7 tahun, membuatnya harus bisa bertahan sendiri di dunia yang keras ini. Dalam sehari, dia bisa bekerja untuk 3-4 toko. Walaupun terkadang sangat menyebalkan dan melelahkan, Luo Yi tidak pernah menyerah. Dia melakukan itu untuk hidupnya. Dia ingin hidup lebih baik di masa depan! Namun, suatu malam, di sebuah jembatan yang membentang diatas sungai, dia mengalami kecelakaan. Sepeda yang sedang dikayuhnya untuk mengantar pesanan pelanggan, ditabrak oleh sebuah truk yang kehilangan kendali. Akhirnya, dia menabrak pagar pembatas dan tubuhnya terpental jatuh ke sungai. Dia pikir, itu adalah akhir hidupnya. Namun, takdir berkata lain. Dia selamat! Tapi, ada yang aneh. Dia bangun di zaman kuno! "SELIR LUO AKHIRNYA BANGUN!"

More details
WpActionLinkContent Guidelines