AMIRA
  • WpView
    Bacaan 283
  • WpVote
    Undian 26
  • WpPart
    Bahagian 3
WpMetadataReadCerita Lengkap Kha, Dis 3, 2020
"Kenapa ? kenapa orang yang aku cintai menyakitiku, kenapa dia kembali memberi harapan baru lalu mengulang masa lalu yang sama dan tiba-tiba dihempas begitu saja ... kenapa Kak ? kenapa menyayangi kakak sesakit ini ?" ucapannya mengandung kesedihan mendalam sampai mengutarakannya seperti orang berbisik saking sesaknya. Hatinya sakit. Fakta tentang kakak nya sudah mempunyai calon tunangan menyayat hatinya. Lagi dan lagi. "Apa maksud kamu ?" tanya pria dihadapannya menatapnya intens. Dalam satu tarikan napas Amira mengatakannya tanpa takut "Amira yang sama masih mencintai kakak sampai detik ini." "Apa kamu sadar apa yang kamu bilang barusan ?" "Aku cinta sama kakak," ungkap Amira lagi seraya memejamkan matanya. "Kamu itu Adik Kakak Amira Nur Syifa!" "Adik angkat." Amira Nur syifa. " Aku capek kak. Mencintai tanpa dicintai." -------------
Hak Cipta Terpelihara
#167
amira
WpChevronRight
Jom sertai komuniti bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang diperibadikan, simpan cerita kegemaran anda ke dalam Pustaka anda, serta beri komen dan undi untuk mengembangkan komuniti anda.
Illustration

You may also like

  • Alisa's Story
  • My Beloved Brother |tamat|
  • Arsyilazka
  • SEMESTA
  • SKRIPSUIT  ✔
  • Abrega
  • MOANA AUDIA [ TERBIT ]
  • Dosen Killer | END✔
  • Hi, Pak Dosen!

'Aku cuma butuh "rumah pulang" aku capek mikir aku capek berjuang aku capek... Tapi aku cuma bisa nangis dan memeluk diriku sendiri , sampai rasa sakit kepalaku mulai sangat terasa .. aku fikir mati akan mengakhiri penderitaan ini , tapi bagaimna adikku? Bagaimana ayahku? Bagaimana kakakku? Aku tidak bisa melihat mereka sedih'. Begitulah tulisan seorang gadis yang sedang mengetik di atas keyboard nya. " Bahkan ibuku bukan tempat untuk aku pulang " gadis itu mendongakkan kepalanya yang terasa nyeri sambil menghembuskan nafas dari bibirnya " Aku capek bee... Aku capek dan semua orang tau seberapa menyedihkannya diriku" kedua gadis itu berpelukan, satu diantaranya melepaskan pelukan itu "lo itu egois lis!" "gw gk egois.." "lo terus terusan merasa klo lo yg paling sakit padahal nggak!" "hehee lo nggak bakal ngerti! Kalian gk bakal ngerti karna kalian gk ngerasain jadi gw.." Nadia alisa seorang gadis berusia 17th yang merasa dewasa sebelum waktunya dan merasa sendirian k etika kehilangan seseorang yg sangat disayanginya. "aku kangen banget. Jemput aku.. Nek" Cerita yang penuh emosi masalah keluarga cinta dan depresi Ceritanya mentok sama si cewek karna ini cerita saya sendiri yaa tapi full banyakan realita daripada halunya maklumin ajalah yaa sekalian curhat hehee

Maklumat lanjut
WpActionLinkGaris Panduan Isi