We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Memory In Bali Island

Memory In Bali Island

  • WpView
    Reads 83
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 16
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Aug 24, 2020
WpInfo
Non-Fiction
Kisah di Pulau dewata, tentang kehidupan seorang gadis yang bersal dari pulau Jawa. menginjakkan kaki di Bali pertama kali saat masa kelulusan SMP. Banyaknya kenangan saat di Bali, membuat dirinya ingin mengabadikan setiap kisahnya. Entah tentang dirinya pun tentang teman-temannya. bagaimana dia bertahan dalam keadaan terguncang. Juga tentang keindahan Bali. Berkisah tentang Bali, tidak akan pernah selesai begitu saja. Ada banyak misteri juga kenangan bagi setiap orang yang telah jatuh cinta pada pulau yang menyerupai hewan terbang yang hinggap di rantuing. mungkin saja engkau tahu, dengan selalu mencari sesuatu akan semakin menyadari bahwah banyak pula yang akan engkau tahu. Selamat membaca.
All Rights Reserved
#476
bali
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Ex or New? [REVISI]
  • Ratusan Hari Mencari Hati
  • Everything Not Same (Selesai) ✔✔
  • Sound Of Heart
  • Dazzling Memory
  • Memory Of First Love [Completed] ✓
  • Mencintaimu Dari Ujung Senja
  • Puisi Untuk Nabila
  • Langit.
  • aku atau dia? || Fenly Un1ty ||

Ubur-ubur ikan lele, mampir dulu lee.. Apa rasanya saat seseorang yang dulu kamu anggap segalanya, perlahan berubah jadi orang asing? Alea tahu rasanya ditinggalkan tanpa penjelasan. Dikhianati oleh diam yang menyakitkan. Saat Zayn, laki-laki yang pernah ia percaya akan jadi akhir ceritanya, memilih pergi tanpa kata pamit, Alea belajar cara menyembuhkan luka sendiri. Namun hidup selalu punya kejutan. Saat semua tentang masa lalu perlahan ia kubur, muncul seseorang yang tak pernah ia duga. Alegra. Dingin, menyebalkan, tapi... perlahan jadi tempat Alea berlabuh. Tapi bagaimana jika bayang-bayang masa lalu belum benar-benar selesai? Saat Alea harus memilih, antara bertahan pada kenangan, atau membuka hati untuk seseorang yang baru. Kadang, pertanyaan terbesar bukan tentang siapa yang datang, tapi siapa yang layak untuk tetap tinggal. Alegra memasukan tangannya ke dalam saku hoodie-nya. "Udah cukup ngobrolnya. Nanti kita ketemu lagi." Alea mendengus. "Siapa yang bilang kita bakal ketemu lagi?" Alegra menyeringai. "Takdir." Jangan lupa vote, komen, and follow juga akunnya. See you..

More details
WpActionLinkContent Guidelines