Never click suspicious links
Reminder: Wattpad will never ask for passwords, payment information, or other sensitive account security details.
SOFIA
  • WpView
    Reads 114
  • WpVote
    Votes 13
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Nov 10, 2020
Dia Sofia, gadis cantik yang menyimpan kisahnya bagai kabut yang sedang menunggu matahari terbit. Akankah matahari bersinar untuknya? Lalu siapakah mataharinya? ---------- " gue memang bukan pelangi buat lo. Tapi gue mohon terimalah gue jadi matahari lo " pengakuan lelaki bertubuh tegap dengan mata coklat elangnya kepada Sofia. " ..... "
All Rights Reserved
#21
awalbaru
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Restart ✔
  • Pelangi sehabis hujan
  • SETULUS CINTA SANG MUALAF
  • PELANGI
  • Takdir cinta berawal masjid ( TAMAT )
  • MAHABBAH [SELESAI]
  • Dalam Rintik yang Sama
  • Rasa Dalam Sujudku
  • Let Me Love You Longer

Ditulis mulai 2016, bahasa belum terlalu rapih. [COMPLETED] Bercerita tentang seorang gadis yang selalu percaya pada apa yang disebut harapan. Seorang gadis yang tidak pernah menyerah dan selalu menunggu seseorang yang bertahun-tahun selalu mengisi harinya. Dia, Anayya Almaira terlalu bodoh karena jatuh hati pada sahabat terbaiknya. Di satu sisi, Ardheka Yuvian. Seorang laki-laki yang tak pernah mau mengakui perasaanya karena terikat pada satu kata yang disebut 'persahabatan'. Entah apa alasannya, semenjak kejadian itu ia membenci Anayya Almaira. Namun takdir berkata lain, siapa yang tahu bahwa ia juga akan jatuh hati pada sahabatnya? Namun semua percuma karena tak ada satu pun dari mereka yang mampu mengungkapkan. Anayya Almaira yang tak pernah menyerah menunggu dan Ardheka Yuvian yang tak pernah pandai mengakui perasaan. Bagi Nayya, Dika adalah satu diantara sekian ketidakpastian yang selalu ia semogakan. Bagi Dika, Nayya adalah satu-satunya orang yang mengajarinya kadang hidup tak selalu tentang mendapatkan, tapi juga merelakan. Cerita ini kupersembahkan untukmu yang tak pernah usai pada penantian dan tak pernah ragu akan harapan © 2016-2017

More details
WpActionLinkContent Guidelines