Cerpen Anak Bangsa

Cerpen Anak Bangsa

  • WpView
    Reads 53
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadComplete Sat, Mar 4, 2023
WpInfo
Non-Fiction
"Eh, PR Bahasa Indonesia kamu sudah belum?" "PR? Emang ada?" "Ada, yang 20 soal itu." "Yang bener? Aku belum Ya Allah lupa." ... "He, shalat dulu. Main game terus." "Apa si ih berisik!" "Ih dibilangin!" "Ya~ "Kalian lagi ngapain?!" "Kalian udah Shalat belum?!" "Sekarang kalian shalat dan nanti pulang sekolah kalian kumpul di taman belakang!!" .... "Kalian itu penerus bangsa, pernah gak sih kalian berpikir kalo kalian yang disebut-sebut sebagai generasi muda bangsa, saat ini aja sikap kalian udah sama sekali gak mencerminkan sebagai bangsa yang baik, gimana kedepannya? Gimana nasib negara ini kalo nanti saatnya kalian memimpin kalian malah gak siap karena terlalu banyak bermain-main?" "Sekolah kesiangan, tugas gak dikerjain, jam pelajaran malah bolos! Dan yang lebih parah itu Shalat! Masa kalian rela ninggalin Shalat Cuma demi main game? Kalian ini udah mulai dewasa, coba deh kalian pikirin, apa menurut kalian kalian bisa sukses dengan sikap kalian yang kayak gini?" ... "Gimana hukumannya enak?" "Enak dari Hongkong? Coba aja kalo kamu ngerasain!" "Ya itu, makanya kalo gak mau ngejalanin hukuman kayak gini, patuhi aturannya." "Ya kan namanya juga manusia, melakukan kesalahan itu wajar." "Ya kalo kesalahannya diulangin sampe beberapa kali sih bukan wajar lagi namanya." "Kita kan bukan malaikat yang selalu bener." "Ya tapi kan bukan setan juga yang selalu berbuat salah!" "Coba deh kalian pikirin, gimana perasaan orang tua kalian yang capek banting tulang cari nafkah agar kalian bisa sekolah dan kalian di sekolah kelakukannya malah kayak gini? Coba deh kalo punya otak itu dipake buat mikir, jangan cuman dipake buat identitas sebagai manusia aja!"
All Rights Reserved
#111
pesanmoral
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Ayesha Transmigration
  • Sekolah Tanpa Sekolahan
  • Aku Ingin Bercerita
  • KANALA (TERBIT)
  • A&K [SELESAI]
  • Cahaya Gemintang (CH!Indonesia)
  • sifat berbeda? [zeedel]
  • Bukan Kisah Novel • Tamat
  • penyesalan

Bugh "MAU NGAPAIN LO!! LO PASTI MAU PERKOSA GUE KAN, NGAKU LO!!" "Awshh, kenapa sih Lesh baru bangun kok malah nonjok muka Abang. Terus Lesh bilang apa tadi sama Abang, perkosa? HEHH CURUT, ABANG INI ABANGNYA LESHYA MANA MUNGKIN ABANG PERKOSA LESHYA. ENAK AJA NIH BOCAH KALO NGOMONG." "ABANG GUNDULMU. HEH SEJAK KAPAN GUE PUNYA ABANG, GUE TUH CUMA PUNYA ADEK. KALO MAU NIPU GUE ITU MIKIR DULU. SEKATE KATE LO SAMA GUE. LO PASTI LAGI NYULIK GUE KAN, TERUS LO MAU PERKOSA GUE, TERUS HABIS ITU GUE DI JUAL KE OM OM KURANG BELALAIAN SAMA LO KAN?" Balas Ayesha yang sedang berada dalam raga milik seseorang, sambil nyolot. "Lah ini Bocah kenapa dah. Apa karena kepalanya terbentur balok, terus baru bangun dari pingsan, makanya Amnesia sesaat kaya sinetron sinetron gitu yah..." Gumam seorang cowok pada dirinya sendiri, yang hampir terdengar seperti bisikan. "Hehh, gue nggak budek yah!!"

More details
WpActionLinkContent Guidelines