Imagine Note
Aku yakin, amnesia yang menjangkitiku selama ini bukan disebabkan kecelakaan biasa. Namun apa penyebab lainnya, bahwa ada seseorang yang sengaja mencuci otakku. Prasangka hati mengerucut pada keempat orang itu, pelaku brain washing, orang yang mempengaruhi alam bawah sadarku agar aku mau menuliskan lagu-lagu milikku. Karena ia ingin, lagu-lagu yang hangus dalam kebakaran rumah itu tertulis ulang. Lalu, dengan liciknya lagu-lagu yang kulupakan itu ia kuasai, menjadi hak ciptanya.
Imagine Note, sebuah buku yang berbicara semua hal mengenai bakatku. Buku yang menyeretku, untuk menyelidiki semua kejanggalan di balik hilangnya ingatanku ini. Sebenarnya, buku ini adalah sebuah media yang disodorkan si pelaku padaku. Mana mungkin di dunia ini ada sebuah buku yang dapat menyempurnakan lagu yang belum tuntas. Ketika kutulis sebagian nada dan lirik, buku ini sanggup melanjutkannya hingga lengkap. Aku yakin, buku ini dibuat seolah-olah menjadi buku ajaib, untuk menarik minatku dalam menciptakan lagu. Sehingga tanpa sadar, saat dihipnotis, aku telah menulis bait demi bait lagu dalam lembar lusuh Imagine Note. Tapi, siapa Shania? Mengapa pula namanya tertulis sebagai komposer dalam buku ini. Mungkinkah ia pemilik buku ini sebelum aku?