(hikmah di pesantren)

(hikmah di pesantren)

  • WpView
    Reads 10
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, May 30, 2021
WpInfo
Fiction
Social Themes
Tagsremaja
panggil aja Nadia...aku memiliki kepribadian introvet susah bergaul kecuali dengan orang2 tertentu yang sudah aku kenal,,itupun harus dengan orang2 berkelas, prestasi,dan orang-orang maju,,, berkelas disini bukan berarti *kaya* tapi berkelas disini orang yang memiliki kualitas hidup yang tertata rapih,dan punya semangat. aku tidak suka dengan teman2 yang suka mengeluh karena bagiku mengeluh hanya akan membuat hidup tambah kacau dan tidak maju... keseharian ku di gunakan hanya buat belajar-belajar sampai lulus SMA abis lulus rencana mau melanjutkan pendidikan (perkuliahan) jurusan jurnalistik.. kebetulan semenjak SMA sudah belajar terlebih dahulu untuk menjadi seorang presenter, wartawan dan juga pengacara.. begitulah rencanaku(sebagai manusia hanya bisa merencanakan sedengkan Allah maha pembuat rencana) and allah berkehendak lain.. i'm akhirnya memutuskan buat mondok.. hal ini menjadi ujian baru bagiku tapi karena aku memiliki jiwa maju segala kesulitan tidak terasa telah terlewati dengan baik,,, kepahitan demi kepahitan terus di lalui bagaimana tidak seorang intro harus di jauhi teman2nya gara2 ngg bisa bergaul... ngg bisa humoris.. hidupku terlalu serius.... kadang aku pusing dengan prilaku temen2ku.. namun perjalanan hidup mengajarkan banyak hal tentang pentingnya sosial... disini aku mendapat banyak pelajaran hikmah dalam bergaul dengan manusia,,karena selama ini aku terlalu sibuk dengan diri sendiri..
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Akankah Berbeda
  • Arin & Ali
  • IF I SAY
  • SI BUNGSU ADELL
  • Terkenang dan Terlupakan
  • Di Balik Nama Zella
  • Bitter Life Him
  • The lost love

Perceraian. akankah hidupku berubah namun,ini berbeda dari dugaan, keadaan lah yang membuat menjadi berantakan, karena, satu masalah menginginkan ku menjadi kekasihnya, Disisi lain seorang putri berusia 17 tahun menghampiri ku dan memanggil ku "mama"...... Terkadang aku berpikir Kehidupan ini menjadi jauh berbeda, Dari harapan, "berubah menjadi lebih baik dan menjadi pekerja keras untuk keluarga" malah yang ada hanya nambah masalah, Bagaimana ini..??

More details
WpActionLinkContent Guidelines