AN
  • WpView
    Reads 555
  • WpVote
    Votes 95
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jan 12, 2025
new version of AN story . Dari sekian banyak rasa sakit. Kara selalu memilih untuk diam, menekannya dalam-dalam dibanding meluapkan segala emosinya. Karena Kara tahu, bukan hanya dia yang terluka. Chella jauh sangat terluka dibandingkan dengan dirinya. Kara selalu berusaha menjadi yang paling sempurna, hanya demi Chella. Demi Chella, Kara akan melakukan apa saja. Demi orang tua mereka, Kara selalu berusaha menjadi anak yang mereka inginkan. Tapi, yang Kara tahu. Anak yang mereka inginkan hanya Chella. Semuanya demi Chella. Demi kasih sayang orang tua mereka. . all picture inside Pinterest source.
All Rights Reserved
#297
ambis
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Paradise
  • CAHAYA DI BALIK LUKA [END]
  • SADDAM & KAYLA
  • [TFS;1] Clarissa (end)
  • Love In FriendZone [TAMAT]
  • As Time Allows
  • Why do I Like You [On Going]
  • Raga dan Rasa
  • Look at Me, MAMA! ✔
  • Hopeless
Paradise

(SUDAH TERBIT) PESAN DI SHOPEE LOVELYMEDIA. "Lihat saudaramu yang lain! Mereka berprestasi! Tidak buat onar! Membanggakan orang tua!" Baginya yang terbiasa dibandingkan dengan saudara sendiri, mendengar perkataan itu tak lagi menimbulkan sakit meski sesekali menangis dalam diam. "Woi cupu! Beresin nih sekalian buang sampahnya. Awas aja lo masih bisa santai disini." "Orang kayak lo emang pantes dapet temen?" "Makanya gak usah belagu! Dasar babu!" Lambat laun perkataan mereka tak lagi berefek pada hatinya, apa ini? Apakah ini yang disebut mati rasa? Ternyata ... setelah mati rasa pun ia tetap merasakan pahit yang sulit dijelaskan. Mengapa begitu banyak orang yang membencinya? Apa salahnya? Di mana letak kekurangannya? "Urus diri lo sendiri!" "Dasar manja!" "Qi, urusan abang bukan cuma kamu. Jangan egois." Ah, begitu. Ternyata di mata ketiga saudaranya pun ia terlihat manja dan menyusahkan. Bagaimana ini? Hatinya kini sudah pecah berkeping-keping, ia tak lagi merasakan dirinya sendiri. Harapannya ... sungguh sederhana, semoga kelak Ayah dan ketiga saudaranya dapat kembali menyayanginya. Semoga masa SMA-nya bisa seindah cerita novel yang ia baca. Semoga keinginan itu dapat ia rasakan sebelum ajal menjemputnya dengan paksa. .... Warning: violence, harsh word, bullying, suicide, etc. All picture from pinterest.

More details
WpActionLinkContent Guidelines