21 Days for Rania's [Bet]

21 Days for Rania's [Bet]

  • WpView
    Reads 245
  • WpVote
    Votes 18
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Aug 5, 2022
Berpusat pada seorang Rania Devanya, gadis dengan julukan "Queen of Bet" yang memang pantas menyandang gelar itu sejak awal keberadaannya. Jika kalian mengira dia hanya salah seorang bad girl yang haus akan perhatian, kalian salah besar! Untuk apa mencari perhatian, jika dia bisa membuat seluruh pasang mata tertuju padanya dalam sekejap? Juga, berporos pada seorang Fachry Rajendra, siswa pemegang peringkat satu umum setiap tahun sekaligus ketua ekskul dan kapten team futsal sekolah yang selalu dianggap introvert. Jika kalian ikut menganggap dia anak yang introvert, pikir lagi deh! Mana ada kapten team futsal orang yang cupu dan penyendiri?! "Let's join and begin the show, guys!"
All Rights Reserved
#33
taruhan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • SIN [Completed]
  • ANTAGONIST COUPLE [ TERBIT ]
  • ACCIDENTAL LOVE [END]
  • Eramnesia
  • BADAI CAMILLA [COMPLETED]
  • The Mistake of My Life
  • ARKANNIA {ON GOING}
  • FLASHBACK || Antara Nefa Dan Rendi [SELESAI]
  • Veil Of Elysian

(Sudah diterbitkan - Tersedia di toko buku) SEGERA DIFILMKAN. #1 in Teen Fiction, 25 Mei 2017 Ametta Rinjani Cewek paling cantik disekolah. Suka dugem, sombong, tidak peduli pada apapun selain dirinya sendiri. Memiliki predikat playgirl dengan mantan hampir dimana-mana. Niatnya hanya satu, membuat semua cowok bertekuk lutut dibawah kakinya, kemudian menendangnya jauh-jauh. Raga Angkasa Cowok pendiam yang tidak pernah suka menjadi sorotan disekolahnya. Lebih senang menyendiri di taman belakang jika teman-teman futsalnya sedang sibuk merokok dikantin. Ia hanya punya satu tujuan, menjauh dari cewek bermasalah manapun hingga lulus nanti. ------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------ Metta merasa menemukan mainan baru dalam penolakan Raga. Jika cowok itu menyebut dirinya adalah sumber masalah, maka dengan senang hati ia bersedia membuktikan seberapa besar masalah yang bisa ia berikan. Sedangkan bagi Raga, Metta adalah simbol dari kekacauan. Cuma dalam waktu satu hari, dunia serba tenang milik Raga hancur karena Metta mendatanginya di pinggir lapangan dan membungkam bibirnya di depan mata semua anak sekolah. "God hates the sin, not the sinner." ©copyright by Faradita 24 Maret 2016. Join fanbase Sin di instagram ya @sinfanbase (Sebagian cerita di hapus)

More details
WpActionLinkContent Guidelines