OH,QIPTY !

OH,QIPTY !

  • WpView
    Reads 92
  • WpVote
    Votes 13
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jul 28, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
"bukan nama sembarang orang atau bukan nama orang sembarangan,bunyinya kan sama.qiptyah,kedengarannya kampungan,pa.cuma nulisnya pakai Q aja biar gaya.bunyinya sih sama,kiptiah.kaya nama itu tuh,penjual sayur gendongan yang suka mangkal di sebelah!". . . . "lebih hebat lagi karena mariyah al-qibtiyah itu adalah salah seorang istri nabi muhammad saw." "oh!". . . . SILAHKAN DIBACA JIKA KALIAN GABUT DAN JUGA MINAT!(づ。◕‿‿◕。)づ
All Rights Reserved
#812
ceritafiksi
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Air Mata Cinta Di Teras Surga ( SELESAI )
  • ARISYI EL QATHYA
  • cinta tulus arka
  • Milik Nathan
  • Dirimu? Cinta Halalku [ADA DI DREAME]
  • Kahfi dan Yumna
  • Dari Askar Untuk Alisha [END]

Malam ini, beberapa hari setelah aku kembali dari Arab Saudi, aku bersama ayah dan ibuku datang ke rumah salah seorang kerabat ayah untuk bersilaturrahmi di hari raya, dalih kami. Padahal, yang sebenarnya adalah kami memiliki maksud dan tujuan yang lebih utama dari bersilaturrahmi di hari raya, yakni untuk melihat gadis yang diinginkan ibu menjadi calon istriku. "Naira. Naira Salsabila nama lengkapnya. Naira ini adalah putri kandung kami." Begitu ayah gadis yang ingin kulihat itu memperkenalkan putri beliau kepadaku, dan kepada ibu dan ayahku, saat Naira, sapaan si gadis berhijab orange muda, menyajikan teh untuk kami yang sedang bertamu ke rumahnya. Naira, gadis berumur dua puluh tahun itu perlahan mulai mencuri pandanganku. Wajah putih lembut. Pipi yang merona. Tatapan matanya yang sendu. Senyum tipis yang mengunci bibir. Sikapnya yang santun. Pandangan yang senantiasa terkurung sungkan. Semua hal yang sungguh indah lagi anggun di mataku tersebut, seakan tak membiarkan hatiku untuk ragu pada niat suciku terhadapnya. Bahkan, sedikitpun keraguan tak ada bayangan akan tumbuh.

More details
WpActionLinkContent Guidelines