One Piece Highest Bounty

One Piece Highest Bounty

  • WpView
    Reads 91,274
  • WpVote
    Votes 4,970
  • WpPart
    Parts 200
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jul 29, 2020
Pada hari yang beruntung ini, Shino berhasil dilalui, meskipun ia hampir mati dalam proses tetapi itu semua sepadan dengan rasa sakit pada akhirnya. Meskipun ia tidak terlalu memperhatikan dunia baru yang semrawut ini pada awalnya, tetapi akhirnya ia cukup khawatir tentang ketidakpastian yang dipegangnya, tetapi pada saat yang sama juga cukup bersemangat dengan prospek baru yang terbuka baginya. Tidak peduli seberapa berbahaya pusaran air yang ditelannya masih tidak bisa menghentikan hati Shino yang menderu kegirangan! Merobohkan semua rintangan dan menghancurkan semua belenggu dan menciptakan jalannya sendiri di depan, dia menyatakan, "tidak ada yang bisa menghentikan saya dari mengejar wanita muda yang lembut dan imut dan lolis yang indah!
All Rights Reserved
#221
reincarnation
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Scarlet Moon: The Last Witch
  • Limited Time Antagonist [END]
  • Naruto : Born Will Of Blood
  • Dimulai Dengan Buah Iblis Merkuri
  • I'm the Antagonist's
  • Kill The Unwanted
  • ✅ Apa Yang Harus Dilakukan Jika Anda Adalah Seorang Pembunuh

(on-going) Sinopsis Lunette Dimitria seharusnya sudah mati. Eksekusi yang membakar tubuhnya di tengah pekikan manusia seharusnya menjadi akhir. Namun, saat ia membuka mata, dunia yang dikenalnya telah berubah-atau lebih tepatnya, ia telah berubah. Dalam tubuh Lunette, seorang perempuan dari dunia lain terbangun, menyadari bahwa ia kini menjadi tokoh penjahat dalam novel yang pernah ia baca. Sebuah novel dengan akhir yang tragis, di mana Lunette, penyihir terakhir dari kaumnya, harus mati tanpa kesempatan untuk membela diri. Saat ingatan samar tentang pembantaian yang menghapus seluruh kaumnya kembali menghantuinya, Lunette dihadapkan pada dua pilihan: menerima nasibnya dan menunggu ajal seperti dalam novel, atau melawan takdir yang telah dituliskan untuknya. Namun, sebelum ia sempat menentukan langkahnya, pasukan istana datang memburunya lebih cepat dari yang seharusnya. Kini, dengan kekuatannya yang tersegel dan satu-satunya sekutu yang ia miliki dalam bahaya, Lunette harus melarikan diri. Dunia ini bukan lagi sekadar cerita, dan ia bukan hanya penonton. Jika ia ingin bertahan hidup, ia harus menggali kebenaran di balik kehancuran kaumnya-dan mungkin, mengubah akhir yang telah ditentukan untuknya. "Dulu aku membaca kisah tragismu, dan kini aku terjebak di dalamnya." ---

More details
WpActionLinkContent Guidelines