****** Brak....kelas terbuka lebar untung saja sudah tak ada Guru. "BANGSAT..."hantamnya tepat pada rahang tegas Bayu. Bayu yang tak siap jadi oleng ke bawah. "Anj*ng"umpat Bayu marah karena pukulan tiba tiba Hans. Seluruh siswa menatap heran kenapa dengan Hans. "LO YANG AN*ING.."semprotnya tajam sambil mengangkat kerah kemeja Bayu. "Gak ngotak"tuduhnya tajam. Bayu tak tinggal diam ia sudah terlanjur emosi. Iapun mendorong kasar Hans dan terlepaslah cengkraman pada kemejanya. "KERASUKAN LO"semprotnya tajam...ia belum ngeh alasna Hans kenapa.yang jelas Han sudah bikin emosinya naik kembali. Hans malah memukul kembali Bayu. "LO BANGSAT...GARA GARA LO MY SAMPE MASUK RUMAH SAKIT....."jelas Hans sudah habis baginya untuk bersabar.kali kali Bayu harus di kasih tamparan langsung. "APA?....MASIH MAU NANYA?"tantangnya sarkas dengan delekan tajam. "BRENGSEK LO...PENGECUT"amuknya kembali. "MASALAHNYA SAMA GUE APA BANGSAT"teriak Bayu membalas ia terlalu kalut dengan emosinya. "GOBLOK...."tuduhnya sangar "LO YANG NURUNIN DI JALAN AN*ING. LO JUGA YANG MAKSA IA BUAT NAIK MOTOR..."jelasnya kesal sudah kesal sangat Hans. "BUKA SALAH GUE...ASAL LO TAU"bantah Bayu tajam. "SALAH...LO MASIH MIKIR BUKAN SALAH LO,PENGECUT"Hans memberi pukulan,perkelahian malah tak terhenti.
More details