SEKEDAR PUISI

SEKEDAR PUISI

  • WpView
    Leituras 81
  • WpVote
    Votos 7
  • WpPart
    Capítulos 15
WpMetadataReadEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização sáb, jul 30, 2022
WpInfo
Poesia
Sebuah ungkapan ungkapan dari kisah kehidupan yang telah terjalani,lalu dituangkan dalam sebuah bait bait kalimat yang menjadikan sebuah paragraf bermajas.... Happy Reading para puitis . Semoga saja via cerita ini kalian bisa termotivasi. Dan jangan lupa untuk meninggalkan comen dan vote nya. Jika ada yang ingin tau saya lebih dekat atau mau mengkritik secara individual Langsung saja hubungi via e-mail saya. #evazulva@gmail.com Terimakasih untuk yang sudah sedia mampir dan terjun dalam ceritaku
Todos os Direitos Reservados
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • Surat Cinta untuk Diriku Sendiri
  • Satu Bait Tentang Hidup
  • SEBERKAS RINDU DALAM SAJAKKU UNTUKMU
  • Aksara Tak Bertuan
  • Filosofi Semesta (COMPLETE)
  • KIARA [End]
  • WITH YOU | END
  • Buku Ini Gak Konsisten, Tapi Ya Sudahlah
  • Luka Lara Luna || END
  • Jatuh Cinta itu Luka

"Aku nggak mau ngerasain mentalku kembali hancur berantakan hingga rasanya hampir mati hanya karena cinta. Itu sebabnya, aku selalu takut untuk jatuh hati lagi." Ya, Ditha Aquila selalu takut kembali dibuat terluka sampai tak sadar bahwa ia sudah jadi sumber luka bagi Juna Pradirga. Lihatlah pada kebodohan yang ia buat. Takut ditinggal pergi, tetapi menomorsatukan ego dan gengsi. Ingin diyakinkan, tetapi tak pernah memberi kepercayaan. Mengharapkan yang serius, tetapi memutuskan hidup dalam hubungan tanpa status. Lebih dari ketakutannya untuk kembali dilukai, Ditha percaya bahwa orang yang mentalnya tidak stabil memang tak pantas untuk dicintai. Sebab, bagaimana caranya ia mencintai raga yang lain saat dirinya sendiri masih seringkali ia sakiti? Biar aku bertanya, apa yang akan kau putuskan jika seseorang datang pada saat luka masa lalumu belum sepenuhnya hilang? Memilih menerimanya? Atau justru, menolak kehadirannya dengan dalih sakit hatimu yang belum pulih? Keduanya sama-sama berisiko. Namun, kita selalu bisa memilih, risiko mana yang akan kita ambil. "Dan salah satu cara paling mudah untuk mencintai diri sendiri adalah dengan berhenti sejenak mencintai orang lain." PERINGATAN ⚠ Cerita ini bertemakan mental health. Pada beberapa part mengandung konten sensitif seperti adegan kekerasan fisik, self harm, hopeless, trust issues, dan suicidal thoughts. Publish : 1/09/2021 - 25/12/2021 Revisi [ New version ] : 19/02/2023 - Rank : #2 in puisi [04/10/22] #3 in quotes [30/11/23] #1 toxic relationship [31/07/22] #1 trustissue [28/08/22] #1 loveyourself [09/08/22]

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo