Story cover for BhaTa by Inimi_
BhaTa
  • WpView
    LECTURES 429
  • WpVote
    Votes 18
  • WpPart
    Chapitres 7
  • WpView
    LECTURES 429
  • WpVote
    Votes 18
  • WpPart
    Chapitres 7
En cours d'écriture, Publié initialement juil. 25, 2020
"Hujan, bisakah engkau turun tanpa membawa luka?"

***

Hinata Kireina, cewek manis yang memiliki luka dimasa lalunya. Berkat luka dimasa lalunya itu, ia berubah menjadi cewek tomboy yang memiliki keberanian lebih untuk menutupi sifat cupunya. Numun, hanya satu kelemahannya, yaitu lawan jenisnya. Selama ini dia berusaha memasang topeng dan menghindar dari mereka.

"Gue berharap berkat dia, gue bisa kembali jadi diri gue yang dulu."


Bhanu Aji Daniswara, cowok tampan yang bermuka datar. Memiliki segudang prestasi yang mengalir sejak TK. Nasib Bhanu tak jauh berbeda dengan Nata, mereka sama-sama memiliki luka dimasa lalunya. Bhanu baik, tetapi dia akan bersikap dingin dihadapan lawan jenisnya. Dia selalu berusaha membangun tembok  tinggi untuk menghalangi siapapun yang ingin memasuki hidupnya.

"Gue yakin, suatu saat dia datang dan merobohkan tembok tinggi ini."

***

Akankah Nata bisa mengembalikan sifat aslinya kembali?
Akankah Bhanu kuat untuk mempertahankan tembok tinggi tersebut?
Bagaimana kisah mereka selanjutnya?

Selamat membaca♡♡
Tous Droits Réservés
Inscrivez-vous pour ajouter BhaTa à votre bibliothèque et recevoir les mises à jour
ou
#570dingin
Directives de Contenu
Vous aimerez aussi
Together with The Sundown, écrit par lost_written
35 chapitres Terminé
"What if the past, is your only reason to survive?" Lima tahun berusaha menghapus masa lalu, Fran yakin cerita cintanya dengan Karin sudah berakhir. Perempuan itu sekarang hanyalah kenangan baginya, yang tersimpan rapi dalam sebuah fragmen memori. Yang menjadi bagian dari proses pendewasaannya. Bagi Fran, Karin adalah sebuah pelajaran yang membuatnya mengerti arti merelakan. Selama lima tahun itu juga, Fran meyakinkan diri bahwa akan ada bentuk cinta lain dalam hidupnya. Fran menata hati, tidak lagi menoleh ke belakang, dan melanjutkan hidup yang sempat terbengkalai. Tetapi dia tak pernah menyangka bahwa suatu saat takdir mempertemukannya kembali dengan Karin, cinta lamanya. Dia tak pernah percaya bahwa benang merah diantara mereka masih terjalin. Dan ceritanya bersama Karin, masih jauh dari akhir. Ketika Karin, penulis muda yang sukses, bertemu kembali dengan seseorang dari masa lalunya, dia tidak mengerti mengapa setelah sekian lama takdir baru mempersatukan mereka lagi. Karin masih mengingatnya, masih menganggapnya lelaki pertama yang membuat gadis itu jatuh cinta. Ketika mereka kembali bersua, Fran menawarkan rasa nyaman dan aman yang membuat Karin rindu. Keduanya seperti terperangkap dalam kenangan masa lalu, kembali menjadi dua anak sekolah dalam seragam abu-abu. Dalam kurun waktu singkat, mereka merasakan sesuatu yang tak asing. Apakah itu cinta yang kembali datang? Atau hanya perasaan rindu yang belum terobati? Dan ketika akhirnya mereka berhadapan satu sama lain, dengan masa lalu yang menjadi jembatan, apa mereka masih dikuasai perasaan itu? Cinta masa SMA yang menerobos masuk? Baik Karin maupun Fran, tak mengerti kemana jalur hidup membawanya. Tapi meski begitu, mereka tahu ada satu hal yang dapat menjawab pertanyaan tersebut. Waktu, Hanya waktu. EDITING PROCESS - © 2014 Salshabrina All Right Reserved
PERFECT BAD COUPLE (TERBIT) , écrit par DianYustyaningsih
93 chapitres Terminé
Beberapa detik tatapan mereka beradu. Athur menajamkan tatapan saat Milla terus menatap matanya. "Jangan berani tatap gue!" "Kenapa? Mata lo sakit?" Bukan mundur. Milla malah semakin maju. "Jangan lihat mata gue!" tegas Athur memalingkan wajah. "Oo jadi lo itu sakit mata? Atau mata lo ada beleknya ya? Dih jorok." "Diam!" Milla tersenyum menantang. Ia pindah posisi di depan Athur sehingga cewek itu semakin leluasa menatap mata Athur. Milla mempertajam penglihatan. Ia penasaran, memang ada apa di mata Athur. "Mata lo baik-baik aja. Gak merah tuh," ucapnya bak seorang dokter spesialis mata. Athur menunduk menatap mata Milla penuh amarah. "Minggir." Satu kata keluar penuh penekanan. Bukan Milla jika segera mundur saat ada hal yang menyenangkan. Milla malah semakin maju dan menatap mata beriris hitam pekat itu. "Jangan-jangan mata lo katarak ya. Atau malah mata lo punya virus menular jadi orang lain gak boleh lihat mata lo," ucap Milla bernada berlebihan. Sampai-sampai ia membelalakan mata, membuka mulut serta meletakkan kedua tangan di pipi. Emosi yang sejak tadi Athur kendalikan kini sudah di ujung tanduk. Baru kali ini ada orang yang berani menatap matanya. Bahkan sedekat ini. Apalagi baru kali ini kata-kata dingin Athur tidak mempan. Saat semua orang menunduk ketika Athur mengedarkan pandangan. Milla berbeda. Saat semua orang takut untuk berbicara dengan Athur. Milla berbeda. Dan saat semua orang diam ketika Athur berbicara. Milla berbeda. Tatapan Athur lurus pada mata Milla. "Gue akan buat lo nyesel berani tatap mata gue!" tegasnya bernada mengancam.
Vous aimerez aussi
Slide 1 of 10
Waktu?  cover
BRUISES [SELESAI]✔ cover
Penuh Luka (On Going) cover
Together with The Sundown cover
Cinta di ujung Senja cover
Trust Your Heart cover
Benalu [Terbit] cover
Menyerah atau Bertahan? cover
LUKKA (MYG)  cover
PERFECT BAD COUPLE (TERBIT)  cover

Waktu?

20 chapitres En cours d'écriture

Ini bukan kisah cinta biasa. Bukan kisah yang hanya menyayat hati dan melibatkan rasa. Ini adalah kisah cinta yang indah- namun perlahan, terkikis oleh waktu. Ayara. Gadis penyimpan seribu luka. Ia berjuang demi cinta, tapi terjebak dalam teror dari sosok yang tak dikenal. Di mata dunia, ia baik. Lembut. Hangat. Tapi dibalik senyumnya, tersembunyi rahasia besar- yang tak seorang pun tahu. Perhatikan! Setiap tindakan adalah pintu. Setiap kalimat adalah kunci. Jika kamu gagal memahami... maka jangan pernah berharap bisa mengerti. Karena cinta yang tak terpecahkan... bisa berubah jadi jebakan.