Story cover for Edelweiss by rowritesz_
Edelweiss
  • WpView
    LECTURAS 372
  • WpVote
    Votos 38
  • WpPart
    Partes 4
  • WpView
    LECTURAS 372
  • WpVote
    Votos 38
  • WpPart
    Partes 4
Continúa, Has publicado jul 25, 2020
Beberapa orang percaya cinta pertama tidak datang untuk diwujudkan. Ketika hatiku pertama kali diketuk oleh getar asing, rasa baru yang belum pernah kukecap sebelumnya adalah saat paling membingungkan. Tetapi, tujuh tangkai edelweiss kering sudah cukup jadi jadi pembuktian. Bahwa aku menerima semua itu, walau tanpa pengertian.

Akankah rasa pertama ini tidak pernah berubah, seperti sejatinya edelweiss hadir sebagai simbol keabadian? Atau, harusnya diriku menyadari bahwa tujuh tangkai itu tidak lebih dari sekedar bunga salju tak bernyawa?

Pertanyaan itu tak pernah mendapat jawaban sejak Dipa Handaru menghilang. Aku bisa saja berlari pontang-panting untuk mencarinya namun tidak kulakukan karena tidak perlu. Sebab sejauh apapun pemuda berhati dingin itu pergi, sosoknya tetap di sini, di dalam hatiku. Menjadi teman tak berwujud yang menemani perjalananku.

Kalau takdir kita pasti bertemu.
Todos los derechos reservados
Regístrate para añadir Edelweiss a tu biblioteca y recibir actualizaciones
O
#50loneliness
Pautas de Contenido
Quizás también te guste
THE CLIMB [Completed] de prlstuvwxyz
8 partes Concluida
Cerita diprivate acak biar gak diacak-acakin. Follow dulu kalo mau baca secara lengkap (Humor-Teenfiction) "ngakak terus daritadi" "ceritanya mulai bikin baper euy, ada cerita yang relate banget lagi sama aku" "gue baper kadang ketawa kadang nangis, kadang dibilang mama 'kamu kenapa sih?' atau ga 'kamu chatan sama pacar ya?' padahal ga punya" "ya allah nyesek amat ya jadi lu" "ga tau harus tawa atau ikut sedih" "boljug caption ig" "gue yakin 100% yang buat cerita ini otaknya rada geser juga" "gue ga berenti ngakak kalo alip ngomong" "deg-deg an nih, kalo gue di posisi mereka" "jadi pengen kesitu" "kok lucu sih thor, gue ketawa mulu kalo baca story lu" "gue sedih sambil ngakak kayak orgil" "nah iya gue juga bingung kasih tau dong thor" Tentang Alyviah yang kepergok calon gebetan, sedang 'Bersolo Karir' di depan kipas angin ruang tamu rumahnya. Dan ketika Alyviah sedang melangsungkan 'Konser Tunggal' di dalam kamarnya, lagi-lagi ia kepergok. Misi tersulit Alyviah cuma satu, melelehkan es batu berjalan seperti Rafka si 'Anak Gunung'. Seperti kalian ketahui, karakter Anak Mapala atau Anak Gunung biasanya lebih mementingkan 'Dunia Alam' nya, ingin bebas, tidak mau terikat dengan apapun, tidak suka peraturan, dan berbagai karakter lainnya. Ya memang sih, Anak Mapala juga jadi incaran cewek-cewek di kampus karena mereka adalah sosok petualang. Kemungkinan perjuangan Alyviah akan seperti pendakian. Medannya terjal dan membuat kelelahan karena miring beberapa puluh derajat, tidak lurus, kadang licin, terjungkal, tersungkur, dan terjatuh. Namun, apakah akhir perjalanan Alyviah akan mendapati pemandangan yang indah? Terselip juga cerita tentang pendakian, ada beberapa gunung yang akan ditaklukkan. Mari mendaki---tertawa, sedih, kesal, kecewa, marah, baper bersama!
Quizás también te guste
Slide 1 of 10
CHEOSSARANG (Complete) cover
My First Crush [End] cover
Jangan Bermain Cinta dengan Mapala cover
Arsyilazka cover
OM REZA cover
KERLIP BINTANG CINTA  cover
Tomorrow Isn't A Promise cover
Hopeless cover
SHETAN cover
THE CLIMB [Completed] cover

CHEOSSARANG (Complete)

22 partes Concluida

Cinta pertama... Saat kau merasakannya kau tak kan mampu mempercayai degupan jantungmu yang berdegup keras di atas suara peluit kereta api yang memekikkan telinga Kau tak akan mempercayai desiran aliran darahmu yang tiba-tiba berpacu melebihi kecepatan cahaya Kau tak akan mempercayai duniamu yang penuh dengan sesak orang, karena yang terlihat dalam pandanganmu di sana hanyalah dirinya Cinta pertama memang cinta yang paling indah Lebih indah dari butiran salju yang turun di musim dingin Lebih indah dari bunga-bunga yang bermekaran di musim semi Lebih indah dan hangat dari terik mentari pagi yang menyusup masuk dari tirai kamar tidurmu Dan terasa begitu manis bagaikan madu Tapi... Cinta pertama tak selalu menjadi milikmu Adakalanya kau harus melepasnya untuk menggantinya dengan cinta yang baru Yang menentukan hidupmu di masa depan bukanlah cinta pertamamu Jadi, tak ada salahnya jika kau kehilangan atau tak dapat memiliki cinta pertamamu Karena dia selamanya akan tetap menjadi sesempurnah yang ada dalam ingatanmu Dan akan menjadi bingkai indah yang akan melindungi cinta terakhirmu Sepeti itulah cinta pertamaku