Omwille Van Oma (Demi Oma)

Omwille Van Oma (Demi Oma)

  • WpView
    Reads 763
  • WpVote
    Votes 125
  • WpPart
    Parts 13
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Oct 13, 2020
Merasa jenuh dengan pekerjaan sekaligus butuh liburan membuat wanita berumur dua puluh empat tahun itu mengajukan cuti lalu melipir ke kota masa kecilnya. Fatia Eka Handayani, wanita karir yang keras kepala namun penyayang itu sangat antusias saat Oma tersayangnya berkata, ada kejutan dan hadiah spesial yang menantinya di Manado. Karena itu jugalah yang membuatnya semakin yakin mengajukan cuti liburan. Tanpa disadari justru hadiah itu yang akan mengubah statusnya, memberi kesan nano-nano di hidupnya, dan memaksanya menjalani pilihan yang bertentangan dengan hatinya. Pilihan besar yang akan menjungkirbalikkan perasaan, membuatnya tertekan, membantah dan menghindar, menolak lalu kabur, putus asa kemudian pasrah. Entah konspirasi apa yang takdir dan semesta skenario kan untuk kisah dan hatinya, hingga berhasil menuntun pijakannya ke 'rumah' terakhir, bukan lagi sekedar singgah atau hanya menetap sementara dirumah yang semu. ------ Kisah klasik tentang hati yang dipaksa, keseriusan yang diperjuangkan, dan hancur yang dikuatkan, juga patah yang diutuhkan. Sempat mengelak, namun terhalang kepatuhan yang telah dijanjikan. ------ Tertanda, Sudut_ruang🌵
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Waiting For You [TAMAT]
  • Kalam Cinta Pak Tentara (Sudah Terbit)
  • NAVAREZ -•°
  • tetangga berisik
  • Di Atas Kasta
  • MENDEKAP RINDU
  • TOUCHED (End)
  • Dia (Omku) Suamiku (COMPLETED) SEBAGIAN CHAPTERS DIUNPUBLISH YA
  • (End) Ketika Hanya Hati yang Saling Bicara
  • Dear, Mas Duda

Tidak sabaran, Nadir langsung saja mengajak Argi menjalin suatu hubungan; pacaran. Sialnya, ia ditolak, sebab bentuk tubuhnya yang bulat seperti bola, juga wajahnya yang penuh dengan jerawat seperti daun jambu yang Argi lihat di rumah temannya, dan lagi, kulit Nadir yang kusam sehingga ia terlihat dekil. Sakit hati, sudah pasti. Nadir pun berusaha keras untuk merubah dirinya. Bak ulat yang bermetamorfosis menjadi kupu-kupu indah, itulah Nadir. Semua orang takjub akan perubahannya, tetapi tidak dengan Argi. Kali kedua Nadir mengajak Argi berpacaran, kali kedua pula ia ditolak. "Kamu pikir cantik aja cukup?" Nadir tidak tahu apa lagi yang harus ia lakukan. Ia sudah berusaha menurunkan berat badannya, serta merawat tubuh dan juga wajahnya. Argi masih mengatakan bahwa itu tidak cukup, padahal alasan ia di tolak sebelumnya ialah karena ia gendut dan jerawatan. Nadir tidak menyerah dan terus melakukan usaha untuk mendapatkan Argi, namun lagi-lagi pria itu tidak bisa mencintainya, hingga Nadira menyuruh ibunya untuk menjodohkannya dengan Argi di masa depan. Akankah perjodohan itu terjadi? Nadir terus menunggu. [ DILARANG MENJIPLAK CERITA INI! CERITA INI MURNI DARI PEMIKIRAN PENULIS SENDIRI.]

More details
WpActionLinkContent Guidelines