Four Days With You! (SLOW UPDATE)

Four Days With You! (SLOW UPDATE)

  • WpView
    Reads 612
  • WpVote
    Votes 154
  • WpPart
    Parts 18
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, May 27, 2021
WpInfo
Fiction
Romance
Deket doang jadian kagak! Canda jadian. Hal itu yang dialami oleh Kensha dan Recky. Jujur saja hati keduanya tak mudah berlabuh. Bagi mereka cinta itu tidak bisa sembarangan, ia begitu berharga dan layak untuk dijaga. Kensha yang terus mengejar Farez, Farez yang tidak peduli, dan Recky yang selalu memendam perasaannya sendiri. Apakah Kensha akan tetap mengejar Farez? Bagaimana dengan perasaan Recky? DON'T COPAS⚠️⚠️⚠️ Maaf sebelumnya, masih terdapat kata-kata kasar. Nanti saya akan minimalisir 🙏 #FirstWork Author : raiasinchan
All Rights Reserved
#129
pembelajaran
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Treat You Like An Enemy | ✔
  • diagnosis hati
  • Pal In Love
  • KELAS ABSTRAK
  • IQ (SELESAI)
  • Adella, Love You! ✔
  • ZahRaihan [TAMAT] ✓
  • Love & Patience √
  • Meet Me | Little Romance Fiction
  • First and last love

[Amazing cover art by: Laven K. | @LavenWho] [⚔️] [TEEN FICTION-ROMANCE, COMEDY] Diajari secara private oleh Fro ditambah fakta bahwa ia adalah Wali Kelas di kelasku memang menyebalkan. Karena sifatku yang tak acuh dengan pelajaran, Mama menyuruh salah satu pria muda yang sebelumnya adalah Wakil Direktur di perusahaan Mama untuk menjadi guru private-ku. Frosta Maximo. Guru itu memang tidak terduga. Segala pelajaran sekolah sudah ia hafal. Semuanya ia mampu kuasai dengan baik, seperti komputer. Diajari oleh Fro sama seperti dimarahi oleh Mamaku. Tidak ada hentinya! Sifatnya saja yang pura-pura baik. Padahal sewaktu bersamaku, ia suka sekali membuatku kesal. Benar-benar iblis! Lebih parahnya lagi, ia berjanji akan menghadiahiku dengan memberikan nomor ponsel seorang pria yang kusuka, Edgar. Setiap kali aku melawan kata-kata pria itu, ia selalu mengancamnya dengan janji yang telah ia ucapkan dulu. Rasanya aku ingin sekali melempar barbel pada wajahnya agar aku tidak perlu melihat pria itu. Demi apa pun, aku benar-benar kesal dengannya. Tapi, yang bisa kulakukan hanya bersabar. Sabar sampai waktu pembalasanku yang tepat. Tunggu saja, kamu akan kubalas! Dasar guru iblis! 📌 Cerita ini mampu membuat kalian senyum-senyum sendiri, kesal, kecewa, dan menangis di saat bersamaan. 📌 ©copyright by Grace Kosuga

More details
WpActionLinkContent Guidelines