KUNTILANAK

KUNTILANAK

  • WpView
    Reads 110
  • WpVote
    Votes 16
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Sep 1, 2021
WpInfo
Fiction
Horror
Awalnya Dewi Kunti bahagia hidup bersama suaminya yaitu Raden Aryo Tirto sang pemangku wilayah timur Jawa. Keadaan berubah seketika sewaktu Nyi Kunti sedang dalam keadaan hamil selama 66 hari, dirinya mulai berubah. Semua embannya kelelahan dengan tingkah laku Nyi Kunti yang suka tertawa bahkan berbicara sendirian. Banyak hal diluar nalar yang membahayakan dirinya. Bahkan ketika menjelang kelahiran bayi terhitung 66 hari. Nyi Kunti malah makin menjadi. Sedangkan Raden Aryo tak pernah sedikitpun memberi perhatian pada keadaan Nyi Kunti dikarenakan kesibukan dirinya yang melakukan tugas dan lawatan ke setiap daerah. Banyak hal yang tidak mesti terkuak jika kita menjalaninya dengan memasrahkan diri pada sang Ilahi maka kamu akan menemukan jalannya.
All Rights Reserved
#804
youngadult
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Marrying the Young Master
  • My Little Man Is My Husband
  •  PATAH
  • SAMARA (TAMAT)
  • Neta's Horror Story
  • OBOR PITU
  • Hamil Anak Tuan Ku ✓
  • detective H2J2⏸NCT DREAM 00 [] ✔

[Karena mengandung unsur DEWASA maka SEBAGIAN CHAPTER DI PRIVATE. FOLLOW SEBELUM MEMBACA. Biar nyaman bacanya😄] Tiara terpaksa menjadi istri Darka, putra pemilik yayasan panti asuhan di mana Tiara tinggal sejak kecil. Tiara melakukan hal tersebut hanya karena dirinya ingin berbalas budi pada pemilik yayasan. Sayangnya, niat baik Tiara tidak serta merta berbuah manis. Darka adalah pria paling berengsek yang pernah Tiara kenal. Darka tidak pernah memperlakukan Tiara selayaknya seorang istri. Darka masih saja hidup selayaknya pria bujang yang bebas. Bahkan, Darka sama sekali tidak sungkan untuk berhubungan selayaknya pasangan suami istri dengan wanita simpanannya secara terang-terangan di hadapan Tiara. Setelah semua itu, Tiara pun berusaha untuk menutup telinga, mata, mulut, hingga menutup hatinya. Ia tidak ingin mendapatkan luka lebih dari ini. Namun, sampai kapankah Tiara bisa hidup seperti ini? "Apa aku memang setidak pantas itu untuk menjadi istrimu?"-Tiara Alvia "Ayolah, orang tuamu saja membuangmu. Lalu kau pikir, dirimu yang seperti sampah itu pantas untukku? Jangan bermimpi!"-Darka Parama Al Kharafi

More details
WpActionLinkContent Guidelines