Unforgettable Spells

Unforgettable Spells

  • WpView
    Reads 23,591
  • WpVote
    Votes 932
  • WpPart
    Parts 16
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jan 31, 2021
Accio happiness Obliviate sadness Allohomora love Tanpa sadar Alvaro tersenyum membaca tulisan tersebut. Ini mungkin terdengar gila, tapi rasanya mantra itu berhasil menenangkan perasaannya yang sedang gundah. Rachquelle Valerie. Dan yang lebih gila lagi, nama gadis itu sukses membuat Alvaro berdebar! Lebih lebih gila lagi ketika tahun demi tahun berlalu tetapi mantra serta nama gadis itu masih melekat dengan jelas di ingatan Alvaro. Bahkan masih sama mendebarkannya seperti pertama kali ia membacanya. Kegilaan yang paling gila ialah ketika seorang Aaron Alvaro Adler dengan tidak terencananya jatuh hati kepada seorang Rachquelle Valerie yang bahkan tidak ia ketahui wajahnya, hanya berbekal nama serta tulisan gadis itu. Jika Harry Potter memiliki Unforgivable Curses, maka gadis itu--Rachquelle Valerie memiliki Unforgettable Spells. Keduanya berbeda, tetapi sama berbahayanya, sama mematikannya. Hingga akhirnya seorang murid baru hadir. Seorang murid baru yang memberikan debaran yang sama dengan yang diberikan Rachquelle Valerie pada Alvaro. Seorang murid baru yang secara bersamaan menghapus serta memperkuat ingatan Alvaro akan Rachquelle Valerie.
All Rights Reserved
#107
elle
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • The Labyrinth Of Unbreakable Vow
  • INEFFABLE [COMPLETED]
  • KIARILHAM【END】
  • Temporary ❇ h.s
  • Anonymous Letter
  • Our Little Secret [S.M]
  • Exchange Souls With Villains
  • Shadows of the Main Story
  • 90 Hari Mengejar Cinta Alvaro[End]
  • ALSYA

Katherine Dalton yang temperamental bertemu dengan Draco Malfoy yang angkuh. Tak pernah ada kata damai di antara mereka. Dua siswa Slytherin ini tampaknya tak sanggup menahan bara emosi yang terus membakar. Draco, dengan segala arogansinya, kerap melontarkan provokasi, sementara Katherine-layaknya kobaran api yang tak pernah padam-selalu membalas dengan ledakan amarah yang menggelegar. Namun, di tahun keenam mereka di Hogwarts, halaman depan Daily Prophet meledak dengan berita panas yang menggelegar-seperti suara Rita Skeeter berteriak di telingamu tanpa jeda. Si pirang menyebalkan itu kembali memuaskan dahaganya akan sensasi, kali ini dengan tajuk utama yang nyaris membuat seluruh dunia sihir membeku: "PENYATUAN DUA KELUARGA DARAH MURNI: IKATAN BARU DRACO MALFOY DAN KATHERINE DALTON." Tajuk itu cukup untuk membuat Katherine mendesis tajam penuh amarah. "Demi janggut Merlin, akan kutinju wajah panjangnya!" geram nya, membanting Daily Prophet ke meja dengan kekuatan penuh tepat di hadapan Ron Weasley-yang hanya bisa terbatuk gugup dan mundur beberapa inci. Dengan napas memburu, Katherine bergegas menuju pintu Aula Besar, menendangnya hingga terbuka lebar, menciptakan keheningan yang mendadak dan mencekam. Semua mata menoleh-tentu saja mereka tahu kabar apa yang tengah menggemparkan Hogwarts pagi itu. Namun Malfoy muda duduk tenang, seolah seluruh dunia di sekelilingnya tak berarti apa-apa. Ekspresinya hampa. Hampa seperti tubuh tanpa jiwa. Theodore Nott melirik tajam, mencoba membaca wajah Malfoy. Ia ingin tahu-apakah Draco benar-benar telah mendengar kabar ini? "Katie mungkin benar-benar akan menghancurkan wajah Rita Skeeter," gumam Zabini dengan nada geli, menyeringai tipis. Parkinson di sisinya hanya mengangguk pelan, sependapat. Sebuah perang bisa saja pecah-tak ada yang tahu pasti. Tapi satu hal yang jelas: Katherine Dalton tidak akan diam saja membiarkan perjodohan ini terjadi begitu saja. ⚠️ Draco Malfoy fanfiction

More details
WpActionLinkContent Guidelines