SEBATAS PERTEMANAN

SEBATAS PERTEMANAN

  • WpView
    Reads 9
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Sep 16, 2020
Berawal dari pertemuan tak di sengaja. Seiring berjalannya waktu berubah menjadi persahabatan. Sekian dijalani terdapat rasa yang menjalar dalam hati. Cinta bersemi diatas persahabatan yang telah dijalani. Lamanya waktu berjalan serasa tak nampak keseriusan dalam ucapan. Seolah olah hanya permainan. Yang kuasa atas segala cinta yang dimiliki setiap insan di dunia. Tak mengizinkan kita untuk hidup bersama. Dalam jalinan yang dihalalkan oleh agama. Kehendaknya telah mengantarkanku kepada yang lain selain dirimu. Kita tidak ditaqdirkan bersama. Namun persahabatan akan tetap terjalin untuk selamanya. Jangan kau risau, resah gelisah ataupun sakit hati karna ditinggal pergi. Kau akan menemukan yang jauh lebih baik dari diriku. Yang ditaqdirkan untuk hidup bersamamu. Menerima setiap kekuranganmu dan bersyukur atas kelebihanmu. Maafkan aku yang tak mampu memberikan rasa yang sama seperti dulu. Karna hatiku sudah terpaut oleh hati selain dirimu.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Dear... Nadin From *Anonymously*[Selesai√]
  • Kamu Yang Terindah ( ORINE ) -END
  • Rintik Terakhir
  • TERPAKSA MENIKAH DENGAN BADBOY ( ORINE )
  • Cerita Kita[ENDING]
  • "TEMAN HIDUPKU"
  • Antara Jarak Dan Waktu
  • THAT'S MY IDOL (orinee😋😋)
  • 𝓐𝓴𝓾 𝓢𝓮𝓵𝓪𝓵𝓾 𝓜𝓮𝓶𝓪𝓷𝓭𝓪𝓷𝓰 𝓛𝓪𝓷𝓰𝓲𝓽 𝓑𝓲𝓻𝓾 𝓘𝓽𝓾

Dear... Nadin(Bidadariku) "sungguh ironis padahal ramai kota ini, rindu yang menjelma menjadi fatamorgana. terbayang manis senyummu yang jauh di sana... Jika siang tak kau dapati mentari cerah, sebab awan mendung jadi penghalang. Jika malam ini tak kau dapati terang nya rembulan malam, sebab dirimu tak ada di sampingku... Ini adalah surat terakhir yang kan kau dapati, tak ada lagi surat yang akan menghampiri, sebab dirimu telah termiliki... walau pun begitu, aku tetap mencintai mu, mengagumi mu, di dalam diamku, karena di hati dan di mataku cuma ada kamu, wahai bidadariku... maaf aku tak berani memperlihatkan diri, karena diriku bukan lah lelaki sejati, yang berani mengungkap diri demi wanita yang di cintai... aku hanyalah manusia yang lemah yang ingin di cintai, bukan dari pandangan atas sampai bawah, tapi dari hati ke hati... Do'a ku untuk mu semoga pilihanmu adalah pilihan terbaik untukmu, jangan fikirkan aku, berbahagialah dengannya. From. *Anonymously* (Nadin membaca surat tersebut, hingga meneteskan air mata, dan bertanya-tanya, siapa kah lelaki ini) "Kadang Cinta tak harus memiliki, apa yang kita inginkan Belum tentu harus kita dapatkan, cinta dalam diam lah yang menjadi pilihanku, bukan tak mau tuk mengungkapkan, tapi sudah tidak ada kesempatan tuk diungkapkan, karena dia sudah termiliki. Ya sudahlah semoga rasa sakit dan rindu ini menjadi suatu kenikmatan yang kurasakan. Mungkin, sampai detik ini kamu pasti masih bertanya-tanya siapa lelaki yang mengirimkan surat kepadamu, siapa "anonymously" itu,yang menuliskan kata-kata syair bersajak yang menggambarkan keindahan dirimu,memberikan semangat di dalam setiap awal hari mu, tapi tenanglah kamu tidak akan menemukannya, walaupun aku berkata jujur kepadamu percuma saja kamu tak akan percaya, dan itu tak akan merubah keadaan. ( isi fikiran Reza yang sedang berdiri menghadap pantai, dan menatap langit senja) Bagaimana kisah cinta reza si anonymously? cekidot... 😁😁😁😁

More details
WpActionLinkContent Guidelines