Love In Race

Love In Race

  • WpView
    Reads 7
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Aug 3, 2020
"Lo takut gw gak mampu atau lo takut posisi lo keganti sama gw?" Sontak Alfarin membuat semua orang di ruangan itu tak berkutik. Alfin pun berjalan mendapati gadis yg telah merusak kenyamanannaya di depan semua anggata team futsal. "Gw takut sama lo? MIMPI" jawab Alfin dengan tegas. "Ya kalo lo gak takut, buktiin dong" tentang Alfarin. "Ok kita battle one on one?" "Ok" jawabnya singkat lalu melenggang pergi begitu saja. Sontak saja perkataan gadis itu membuat seorang Alfin Adiatama mengeram marah. Tak terima. Jelas saja siapa yg tak marah di hina seperti itu. Gelar captain yg telah ia dapatkan kurang lebih 1 setengah tahun lalu, di remehkan hanya dengan seorang gadis? 030820
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Elvina [COMPLETED]
  • Audrey Megantara.....
  • AFIKA [ END✔ ]
  • DAKSA [END]
  • komitmen!(COMPLETED)
  • PROSA "Proyeksi Rasa" [END]
  • SamLova [Terbit]
  • Sweet Combat
  • My Boyfriend Is Like Ice

-Elvina Allya Cewek tomboy yang biasa dipanggil El sedang menghadapi kasus friendzone. Dia selalu mengorbankan apapun demi kedua sahabatnya yang saling suka. Meskipun itu membuatnya berkali-kali menangis seorang diri dikamar. - • - "Lo pikir kenapa selama ini, selama bertahun-tahun lo jadiin dia samsak-nya emosi lo, lo pikir kenapa dia bisa bertahan sampai sekarang?" lanjut Ezra. Mendengar itu, El langsung tersadar tentang apa yang akan disampaikan cowok itu. Ia segera mendekat ke sebelah cowok itu dan berencana mencegahnya. "Zra," lirih El sambil memegang lengan Ezra dan menggeleng kecil untuk menyuruhnya diam. Namun, Ezra tak menghiraukan itu dan tetap melanjutkan apa yang selama ini ia tahu tanpa mau bergerak sedikitpun meskipun sudah ditarik oleh El. "Maksud lo?" tanya Rafa dengan bingung. Ia juga ikut penasaran saat Ezra tiba-tiba membahas hal itu. "Heh brengsek! Dengerin gue baik-baik ya. Buka kuping lo lebar-lebar!" tegas Ezra. Rafa menjadi terdiam dan mendengarkan cowok itu. "Dia suka sama lo bego! Dia sayang banget sama lo! Bahkan udah cinta!" bentak Ezra. Rafa kaget mendengar ucapan Ezra yang sangat di luar dugaanya. "Denger gak lo?! El tuh suka sama lo dari dulu! Sebelum lo kenal sama Rere!" tambah Ezra semakin membuat El marah. Plakk!! El menampar pipi Ezra dengan keras. -Rank- #13 friendzone [02/6/24] #937 sekolah [02/6/24] #296 teenlit [02/6/24] #130 wattys [02/6/24] #509 sahabat [02/6/24] #560 lucu [02/6/24]

More details
WpActionLinkContent Guidelines