Starlight

Starlight

  • WpView
    Reads 36
  • WpVote
    Votes 8
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Aug 18, 2020
'cerita urakan,tertulis akibat kegabutan yang melanda' Dia amisya keira roymondra, cewek sederhana, sekuat HULK, tapi berhati hello kitty, cantik 'iya lah cewek cantik masa ganteng' Ini cerita kehidupan dia yang yang diwarnai dengan banyak rasa. Sudah lama dia tidak merasakan hal ini lagi,semenjak kejadian itu mungkin trauma atau segala macamnya,tapi untuk merasakannya lagi itu masih menjadi hal yang sangat sulit,tapi ada seorang yang merubah itu semua dalam sekejap. Hanya dengan tatapan dan sebuah senyuman yang membekas hingga meninggalkan hal ini. Tapi dibalik itu semua ada cerita yang belum tuntas terselesaikan, entah apa yang harus dia lakukan saat mendengar kabar itu. Ini cerita singkat tentang kehidupan seorang amisya keira roymondra. "Semua akan kembali pada semula dan pada tempatnya" -amisya keira R.
All Rights Reserved
#460
high
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Senja Yang Sunyi
  • DIFFERENT TWINS [ END ]
  • ATHALARIQ
  • Setinggi Langit
  • GREENSTA [END]
  • SELESAI (Say Goodbye)
  • Become an Extra or Main Character [END]
  • FIZYA
  • Our Times (Completed)

Arunika, gadis ceria yang selalu tampak kuat di hadapan teman-temannya, menyimpan luka yang tak terlihat. Di rumah, ia merasa asing dengan kedua orang tuanya-seolah menjadi tamu di tempat yang seharusnya ia sebut rumah. Kakak yang paling ia sayangi telah pergi meninggalkannya, membuat rumah terasa semakin sepi. Satu-satunya tempatnya bersandar adalah sang oma, wanita yang selalu menghangatkan hatinya dengan kasih sayang tanpa syarat. Namun, takdir kembali menguji Arunika. Evan, sosok yang ia percaya akan selalu ada, justru membuatnya kecewa. Dan ketika dunia terasa semakin berat, oma yang paling ia miliki pun pergi meninggalkannya selamanya. Di sekolah, Arunika masih mencoba tersenyum, seolah tak ada yang terjadi. Ia berusaha tetap tegar, meski hatinya perlahan terkikis oleh kehilangan demi kehilangan. Namun, di balik senyum yang ia tunjukkan, ada satu tempat di mana ia bisa benar-benar menjadi dirinya sendiri-danau yang tenang, tempat pelariannya dari dunia yang terus melukainya. Di tepi danau itulah, Arunika merangkai ulang kepingan hatinya yang hancur. Tapi, sampai kapan ia bisa bertahan? Akankah Arunika mampu melewati semuanya dan menemukan kembali cahaya di hidupnya?

More details
WpActionLinkContent Guidelines