We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
DETAK WAKTU

DETAK WAKTU

  • WpView
    Reads 103
  • WpVote
    Votes 21
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Aug 4, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
Di pertemukan kembali setelah 10 tahun mereka terpisah. "Takdir membawannya pada ku". Gadis kecilnya 10 tahun yang lalu telah kembali padannya. Gadis kecil yang selalu Raka rindukan. Gadis kecil yang menjadi cinta pertamannya. Tapi sayangnya kebahagiaan itu hanya sebatas pertemuannya di awal. Kisah remaja mereka seolah menggambarkan bahwa keduannya tidak bisa bersatu. "Aku mencintaimu tapi kamu tidak" "Aku juga mencintaimu tapi kau tak pernah percaya itu" "Apakah kita bertemu untuk berpisah nay?". _______________________________ Hayuuk di baca aja guys!!!
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • DEAR LOVE
  • Perfect Love
  • Ketua Osis Vs Kapten Basket
  • cinta persahabatan
  • Nothing Special
  • Troublemaker's
  • Kelas A [End]
  • Memories Of Us [TAMAT]
  • Still Ours [Hiatus]
  • G in Luv (END)
DEAR LOVE

Pengalaman dalam kisah percintaan ada untuk dijadikan pelajaran agar kita bisa lebih berhati-hati dalam mengenal suatu hubungan. Acha, gadis yang akhir-akhir ini menjadi bahan pembicaraan di sekolahnya karena baru-baru saja ditembak dengan pria tampan di sekolahnya namun hubungan tersebut berakhir menjadi sebuah candaan. Sejak itu, dia menyimpulkan bahwa kisah first love nya justru berakhir gagal, dan istilah 'Love for the first love' tidak berlaku baginya. Kini, dia kembali dihadapkan oleh lelaki yang cukup asing baginya. Lantas dia berpikir, 'apakah dia datang sebagai penyembuh atau penambah luka?' Atau istilah 'Love for the first love' akan berpihak padanya setelah melewati lika liku dalam hubungan asmaranya? "Terima yang sudah terjadi, ikhlaskan apa yang tidak diubah, dan betulkan apa yang masih bisa diperbaiki." -Laudya Syafrillah Azzahra "Aku belajar bahwa hidup ini menyenangkan kalau kita melihat dari sudut pandang yang tepat." -Adriel Al-Ghiffari "Beberapa hal dalam hidup memang butuh diperjuangkan sendiri." -Rayyan Pratama

More details
WpActionLinkContent Guidelines